“Horeeeeeee…aku bisa.” Sebuah ucapan kegembiraan terdengar diantara keseruan di sebuah kelas. Terlihat anak-anak bergembira menikmati sajian game yang diberikan Ibu Rukti Hidayah Cahya Utama, S.Pd. Sengaja acara dimulai dengan game sebagai persiapan untuk memfokuskan anak-anak pada kegiatan serta memahami filosofi hakekat; hidup yang berteman serta keberhasilan dalam berteman.

Dalam game yang diperagakan. Masing2 menyebutkan angka satu sampai lima, lalu dengan kesepakatan masing-masing simbol tertentu ada suara tertentu. Mereka berpindah tempat berjauhan dengan anggota kelompok. Mata harus dipejamkan, berputar dan bersuara mencari suara-suara tertentu sesuai yang disepakati dalam kelompok

“Dari permainan ini beberapa pelajaran yang bisa diambil adalah dalam kehidupan kita, golongan tertentu mempunyai simbol tertentu, juga mempunyai arahan tertentu. Islam mempunyai simbol tertentu dan arahan tertentu. Kita, sebagai seorang muslim harus mengikuti arahan dan petunjuk yang sudah ada di Al quran dan Sunnah Rasulullah saw.” Terang Ibu guru yang juga Wali kelas XI-4 ini.

“Dari memejamkan mata kita kita bisa mengambil filosofi bahwa, kita tidak diberitahu hati masing-masing orang dalam berteman tetapi Allah meberikan kita panca indra dan aturan yang bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat. Salah satunya adalah untuk mencari teman yang sesuai dengan ajaran yang kita pahami.” Ujar Ibu Guru yang juga mengajar Mata pelajaran Matematika di SMAIT Insantama.

Ibu Guru yang akrab dipanggil dengan panggilan Bu Cahya menambahkan, “Filosofi dalam permainan ini, bahwa jika ada yang berbunyi maka ada yang mendengarkan supaya tidak terjadi kericuhan. Dalam kehidupan kita ketika ada yang berbicara kebaikan kita dengarkan dan sebaliknya. Mari kita buat kesepakatan di kelas kita hari ini, kalau Bapak atau Ibu guru berbicara siswa mendengarkan dan jika siswa berbicara guru akan diam.”

“Allah swt menciptakan kita, pengambaran makhluk ciptaan sebagai makhluk pilihan yang diciptakan untuk mendapat warisan surga tapi kita harus menunjukkan kepantasan kita menjadi pewaris surga.” Tutur Bu Cahya.

Siswa juga diingatkan tentang bagaimana memahami sudah berapa usia sekarang? Apa target yang sudah dibuat dan apakah sudah tercapai target tersebut? Kehidupan yang dijalani bukan untuk bersantai-santai, ada target yang harus dicapai, harus memiliki target mimpi besar yang benar. Banyak tokoh-tokoh panutan kita yang memiliki mimpi besar yang hebat sehingga diberi kesempatan yang hebat. Antum beruntung berada di Insantama karena Insantama mempunyai progran untuk membawa kita semua taat pada Allah swt. Mari kita sama-sama mengevaluasi, target apa yang sudah dicapai dan apa yang belum dicapai? Niatkan semua untuk menggapai ridho Illahi.

Hambatan untuk menggapai kesuksesan terbesar adalah dosa yang didapatkan dari maksiat yang dilakukan. Maksiat sekecil apapun akan tercatat sebagai dosa. Hingga berdampak tidak tercapainya target yang sudah disusun. Mari bersama unruk istighfar dan memohon ampunan Allah swt dan meminta kita diberikan kekuatan untuk menolak setiap godaan maksiat yang akan berbuah dosa. Azzamkan di dalam hati dan prilaku sehari-hari untuk zerro maksiat.

“Bagaimana dengan target antum selama kelas X? Apakah targetnya sudah tercapai? Apa saja yang belum tercapai? Nah untuk kelas XI bagaimana targetnya? Untuk target selama di Insantama ada di SKU dan SKK. Untuk capaian mimpi besar lainnya, mau menjadi lulusan yang dikenang seperti apa? Perguruan tinggi mana yang akan antum tumpangi untuk menuntut ilmu lainnya? Sebagai seorang muslim peran apa yang akan dilakukan untuk Islam dan umat? Semua itu harus segera disusun dari sekarang dan gapailah secepatnya supaya hidup kita ini punya arahan yang sesuai dengan tuntunan Allah swt.” Tegas Bu Cahya menuturkan pada semua ananda.

“Semua mimpi besar yang dirancang haruslah dibuat secara rinci dan terukur. Karena dengan semua itu, anak-anak akan dijauhi dari berbagai kegiatan yang tidak bermanfaat.” Penutup yang disampaikan Ahmad Subadri, Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswan SMAIT Insantama.

Evaluasi dan Perancangan mimpi besar untuk kelas XI dan XII diadakan di kelas masing-masing dipandu oleh wali kelas pada hari Rabu (14/08/2019).