Belajar Berlapang Dada dari Hezarven

0
435

Legowo. Kalau memang nama yang dipilih akhirnya adalah Hezarven. Karena ini bukan tentang menang dan kalah. Pada apapun nama yang akhirnya kita mufakati bersama, ana yakin doa dan harapan kita sudah termaktub di dalamnya”, tutur Jundi, sapaan akrab Ali Nabhan Jundullah, kelas XI-3.

Malam itu, Rabu (30/8/2023), Jundi mempresentasikan nama angkatan ke-13 SMAIT Insantama, setelah masing-masing perwakilan ikhwan dan akhwat menyampaikan usulan nama angkatan mereka. Bukan waktu yang sebentar untuk berdiskusi dan beradu saling menguatkan argumen masing-masing. Bukan pula  usaha yang mudah untuk dapat menerima dan mencapai mufakat.

Tapi akhirnya dengan lapang dada ikhwan menyepakati nama Hezarven, nama yang diajukan oleh akhwat. Kekuatan visi misi dari nama yang diajukan akhwat, berhasil membuat ikhwan legowo menerima dan bermufakat mengambil nama Hezarven sebagai nama angkatan mereka, angkatan ke-13 SMAIT Insantama.

Hezarven, mengambil inspirasi dari ilmuwan muslim di masa kekhalifahan Utsmani, seorang polymath yang bernama Hezârfen Ahmed Çelebi. Hezârfen adalah seorang ilmuwan, penemu, ahli kimia, astronom, dokter, musisi, dan penyair. Hezârfen sekaligus juga orang yang pertama melakukan penerbangan menggunakan sayap artifisial dalam sejarah penerbangan, yang dilakukannya pada tahun 1638 di zaman pemerintahan Sultan Murad Khan (Murad IV).

Hezarven sendiri menjadi sebagai nama angkatan ke-13 tidak hanya sebagai representasi dari inspirasi tokoh yang diambil, melainkan juga merupakan singkatan dari HEera: ZeAlous, ReVolutioner, dan ENlighten. Singkatan ini mengandung arti berlian (heera; Sanksekerta), giat dan bersemangat (zealous; Inggris), pembawa revolusi (revolusioner), dan mencerahkan (enlighten). Harapannya angkatan ke-13 dapat mewujudkan suatu revolusi yang akan membawa peradaban ini menuju kebangkitan yang gemilang.

“Inilah penerapan nilai kejuangan dan kejamaahan. Kalian telah membuktikannya. Berusaha berproses, bersungguh-sungguh, tetapi tetap mengutamakan kepentingan jamaah. Semoga angkatan antum semakin kuat dan solid”, tutur Ustadz Mu’taz, yang malam itu mendampingi ananda dalam penetapan nama angkatan. Barakallah. [kk]