Agar Anak Selalu Bahagia

-

Kajian Tematis Segmen Parenting
Bersama Ibu Dra.(Psi) Zulia Ilmawati

“Agar Anak Selalu Bahagia”

Kamis, 20 Februari 2020 suasana pagi hari yang mendung dengan dihiasi hujan gerimis tidak menyurutkan langkah orangtua murid Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama Bogor untuk hadir ke Majelis Ilmu, bertempat di sekretariat Forum Silaturahim Orangtua Siswa (FOSIS) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama Bogor.

Hari itu FOSIS SDIT Insantama sebagai pihak penyelenggara memiliki kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Kamis, yang diberi nama Kajian Tematis dengan tema “Agar Anak Selalu Bahagia”. Kegiatan ini diperuntukkan bagi orangtua siswa SIT Insantama (Orangtua SDIT SMPIT, SMAIT), untuk menambah pengetahuan orangtua tentang tsaqofah Islam. Kajian ini dibuat dengan tema-tema yang menarik, ada tema tentang parenting, tentang ekonomi Islam maupun tentang rumah tangga.

Kamis ini mengambil tema tentang parenting yang berjudul “Agar anak Selalu Bahagia”. Yang disampaikan oleh Ibu Dra. (Psi) Zulia Ilmawati.

Menurut Bu Zulia kebahagian yang hakiki tidak bisa diukur dari nilai materi yg dimiliki. Namun lebih kepada keridhaan Allah SWT dalam setiap aktivitas kehidupan. Sehingga persepsi tentang bahagia harus diluruskan, tidak hanya sekedar untuk mendapatkan kebahagian di dunia tapi juga mendapatkan kebahagian di akhirat.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa tujuan Allah SWT menciptakan manusia hanyalah untuk beribadah kepada-Nya.
Sehingga setiap aktivitas kita harus sesuai yang dituntunkan Allah SWT, tidak boleh melanggar aturan Allah SWT. Jika kita melanggar aturan Allah sudah dipastikan kita tidak akan bahagia. Persepsi inilah yang harus difahami oleh orangtua yang nantinya ditanamkan oleh orangtua kepada anak, selanjutnya diamalkan bersama-sama.

Beliau juga menyampaikan beberapa tips agar anak kita bahagia:

1. Orangtua harus bahagia lebih dahulu
Kebahagian itu “menular”. Salah satu caranya adalah sering melakukan hal yang menyenangkan dan tertawa bersama anak.

2. Perlihatkan cinta pada anak
Caranya mengungkapkan rasa cinta kita kepada anak, menggunakan kata-kata yang positif saat berinteraksi dengan anak.

3. Tanamkan sifat optimis
Kenalkan dan ajarkan pada anak melihat sisi baik dari tiap pengalaman yang tidak menyenangkan.

4. Tetap ada kontrol diri
Karena menjadi bahagia bukan berarti memberikan kebebasan pada anak sebebas-bebasnya. Mereka harus mengerti konsep disiplin.

5. Bermain
Orangtua memberikan kesempatan pada anak untuk bermain dengan teman-temannya, biarkan anak bereksplorasi dengan mainannya dan berimajinasi.

6. Lingkungan yang bahagia
Menciptakan lingkungan bahagia disekitar anak dengan banyak berinteraksi dan menjauhkan TV atau gadget dari anak.

7. Memotivasi anak
Berikan motivasi pada anak bukan paksaan. Karena paksaan hanya akan menimbulkan kecemasan pada anak.

8. Waktu yang berkualitas
Ajak anak berbicara dalam berbagai kesempatan. Sehingga timbul perasaan merasa diperhatikan oleh orangtuanya.

9. Dengarkan suaranya
Berikan anak tempat untuk didengarkan agar dia merasa dihargai.

10. Biasakan bahagia
Jadikan bahagia sebagai gaya hidup, hindari hal-hal yang membuat tidak bahagia.

Alhamdulillah materi hari itu begitu membuat ibu-ibu antusias untuk bertanya dan mereka terlihat puas dengan materi yang disampaikan.

Harapannya semakin banyak orangtua yang hadir di kajian ini agar tercapai sejalannya visi misi antara sekolah dan orangtua. Aamiin …

Penulis:
Sumanti
(Tim FOSIS SDIT)