Derap langkah kaki ananda mulai mengisi bebunyian di selasar kelas. Satu… Dua… Tiga siswa mulai menampakkan diri. Sebaris senyuman dilepaskan dengan sepatah kata mengikuti. Assalamu’alaikum Bapak …Ibu…
Wa’alaikumsalam.. Jawab beberapa guru yang kebetulan berapapasan dengan ananda.

Rona wajah yang ceria mengambarkan ananda siap menghadapi Ujian Sekolah Bertandar Nasional hari ini dan beberapa hari ke depannya.
Driiiiiiing….driiiiiiiing…..driiiiing, bunyi bel memecah keriuhan ananda yang tengah bersiap memasuki kelas. Beberapa guru berseragam biru dengan langkah tegap mengapit map biru menuju ke kelas

“Hari ini ni kita akan memulai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dilaksanakan untuk kelas XII.” ujar Bu Elis Yustianingsih, S.TP.

“Ujian akan berlangsung selama tujuh hari dimulai dari tanggal 18 – 25 Maret 2019. Sebanyak 14 mata pelajaran (mapel) diujikan untuk semester ini”, terang Wakasek Kurikulum SMAIT Insantama.

Hari ini anak-anak bergelut dengan soal Pendidikan Agama Islam (PAI) dan soal Kimia. Soal dibuat oleh guru masing-masing dengan kisi-kisi berasal dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) masing-masing Mapel. Sedangkan soal PAI dan Bahasa Arab berasal dari Dinas Pendidikan Provinsi.

“Dalam ujian, kita selalu mengedepankan prinsip Jujur Mulia Mencontek Hina. Jadi, tidak ada toleransi bagi siapa saja yang mencontek. Alhamdulillah, selama ini kegiatan ini sudah berjalan secara baik, kita tidak pernah menemukan siswa yang mencontek ke temannya ataupun dengan melihat buku,” kata Ahmad Subadri, Wakasek Kesiswaan SMAIT Insantama.

“Kalau kelas XII sibuk dengan USBN, kelas X dan XI juga menghadapi Penilaian Tengah Semester (PTS) genap. Jadi suasana keseriusan dalam kegiatan ujian sangat terasa,” tambah Bu Elis.

Detak jarum jam terasa menggetarkan gendang telinga melihat keseriusan yang tanpak dari wajah-wajah ananda yang sibuk dengan pulpennya. Kerutan kening menghiasi tatapan mata yang tajam ke lembaran-lembaran soal yang dipegang.

“Alhamdulillah, hari ini ujiannya berhasil Pak. Saya optimis mendapatkan nilai yang bagus. Saya sudah mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengahadapi USBN ini,” ujar Faiz Ismail siswa kelas XII dengan mata berbinar saat keluar dari ruang ujian.

“Pusing Pak, Kimia bikin puyeng,” ujar Ahmad Abdillah saat kakinya menyusuri selasar kelas menuju masjid. “Tapi, Alhamdulillah, saya yakin bisa menjawab secara benar jawaban dari soal-soal tersebut, mohon doanya Pak,” Ahmad menambahkan.

Sepoi-sepoi angin memandu langkah ananda untuk menuju masjid. Lantunan suara adzan yang bergema teduh, memanggil qalbu untuk segera menunaikan sholat Zuhur. Seiring melatunkan do’a pada Allah, sang pemilik qalbu dan diri, agar diberikan ketenangan dan kepahaman setiap menghadapi dan menyelesaikan soal-soal yang diberikan guru.