Reportase khas
LKMA 2019
Sails to Egypt, Next to Emirates
3-13 November 2019

Day #6
Sabtu, 9 November 2019
Evaluasi Akbar
Penyusunan Komitmen
Nasihat dari Alumni dan Pembina

Meninggalkan Jejak Emas, Siap Merajut Kegemilangan Selanjutnya

“Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakkannya amal.” Umar bin Khattab r.a.

Pagi kembali menyapa hari. Perlahan cahaya matahari masuk memenuhi sudut-sudut ruangan. Menerangi dunia dari segala penjuru termasuk Ummu ad-Dunya, Negara Mesir ini. Alhamdulillah.. lima hari kemarin kami diizinkan oleh-Nya untuk berjelajah. Menggali sejarah peradaban yang menakjubkan, dengan rasa syukur yang tak henti kami panjatkan.

Hari ini merupakan hari terakhir kami di Negeri Para Nabi. Esok kami sudah harus berpindah negara untuk melanjutkan misi kami. Kegiatan kami pun hanya di dalam hotel. Sehari penuh di dalam hotel, kira-kira ngapain saja, ya?

Pukul 07.30 kami diarahkan pembina untuk berkumpul di ballroom, tempat kami biasa berkumpul. Tentunya dalam keadaan telah melaksanakan Shalat Dhuha 8 raka’at. Sesi pertama hari ini kami sebut: Evaluasi Akbar.

“Manusia tempatnya salah dan lupa,” demikian pepatah Arab menyebutnya. Pemimpin sejati bukanlah orang yang tidak pernah salah, melainkan ia yang langsung ber-istighfar, berjanji tidak mengulanginya lagi, dan melakukan tindakan perubahan. Insya Allah kami sudah dibiasakan melakukan evaluasi rutin setiap harinya. Spesial di hari ini, alokasi waktunya kini lebih lama, yaitu dari pagi hingga pukul 16.00 nanti.

“Khusus agenda hari ini, kalian yang menentukan. Kami, pembina, hanya akan duduk manis di sebelah sana. Kami hanya akan mendampingi kalian.” ucap Pak Kar dengan senyuman khasnya. Yup, yang memandu agenda pun bukan para pembina seperti biasanya, melainkan kami. Kini kami tidak sekedar terbiasa dievaluasi, melainkan harus mulai membiasakan mampu mengevaluasi diri sendiri dan tim. Bismillah, kami pasti bisa!

Setelah diberikan arahan secara umum dan menyusun rundown, Wildan selaku ketua LKMA segera mengambil alih acara. Rangkaian agenda kami diawali dengan pergantian CoD, yakni serah-terima amanah kepemimpinan delegasi secara rutin setiap harinya. Setelahnya, kami diperkenankan menonton SumDay. Wah, apa itu?

SumDay Movie ialah singkatan dari Summary Day Movie, berupa video laporan perjalanan harian hasil kerja keras teman kami yang tergabung dalam tim Infokom LKMA. Selain SumDay Movie, tahun ini kami lengkapi pula dengan sajian baru, yakni vlog harian. Ehm. Tentunya bapak dan ibu sudah melihatnya di channel Youtube kami, kan? Nah, karena tidak semua dari kami membawa HP, maka mayoritas dari kami belum menontonnya.

Rangkaian video pun diputar, dimulai dari SumDay Movie hari pertama hingga kelima. Masya Allah.. Tak henti kami menggelengkan kepala karena takjub. Terkadang diselingi canda tawa melihat beberapa cuplikan yang lucu. Acungan jempol untuk tim Infokom LKMA dalam menyusun seluruh video yang ada. Bukan hanya bagus, namun mengingat waktu pembuatannya yang sangat singkat, ini karya spesial. Terima kasih, tim Infokom..

Tibalah pada agenda inti. Kami melakukan evaluasi atas agenda LKMA tahun ini secara keseluruhan. Berbeda dari biasanya, evaluasi kali ini kami lakukan dengan cara mengisi kuesioner secara online. Ternyata dengan metode ini, hasil evaluasi dapat ditampilkan secara real time dan langsung tersaji dalam bentuk data statistik. Masya Allah..

Waktu terus berjalan, dan matahari sudah tepat di atas bayangan. Terdengar suara adzan berkumandang dari masjid-masjid. Kami harus berhenti sejenak, menyambut panggilan Ilahi untuk menyembah-Nya.

Seusai bermunajat pada Ilahi, kami diarahkan untuk kembali berkumpul di ballroom. Rupanya kami ada misi baru yang diberikan oleh Pembina kami. Misi yang akan menambah wawasan kami seputar Mesir, ditambah hidangan lezat yang akan menanti di akhir misi. Ada yang bisa tebak, apa misinya?

Benar sekali.. Siang ini kami diperbolehkan untuk berjalan-jalan ke luar hotel. Radius yang diizinkan memang tidak jauh, namun tetap cukup untuk kami membeli makan dan melakukan observasi singkat di lingkungan sekitar. Hasil observasi dapat digunakan untuk melengkapi hasil analisis SWOT yang sedang kami lakukan.

Jalanan Mesir kami telusuri. Warung demi warung kami lewati, hingga tibalah kami di sebuah warung besar. Sejak sebelum pemberangkatan kami diberitahu bahwa kami harus berhenti di sana. Masya Allah, makan siang kami hari ini gratis. Dana kami ternyata masih cukup untuk makan siang kali ini, sehingga kami tidak perlu membayar lagi. Alhamdulillah, makan edisi kali ini tidak perlu Kimbo lagi.. Hehe

Sesi selanjutnya ialah perumusan naskah komitmen. Komitmen ini akan kami tanda tangani nanti saat kami di Uni Emirat Arab. Alhamdulillah, dari banyak poin masukan dari masing-masing delegasi, rumusan komitmen sudah siap untuk ditandatangani. Ayah dan Ibu, do’akan kami agar senantiasa istiqomah melaksanakan komitmen tersebut. Amiin..

Malam ini kami kembali mendapat rizki dari-Nya. Kali ini kami mendapat makanan ayam geprek. Kimbo terpaksa tersisihkan terlebih dahulu. Hehe.. Selepas makan malam, para alumni yang saat ini sedang menuntut ilmu di negeri Kinanah ini berdatangan. Kakak-kakak alumni melontarkan senyuman hangat, yang membuat kami spontan membalas senyumannya. Agenda kali ini adalah pesan dan nasehat dari para alumni. Pertemuan terakhir kalinya sebelum kami terbang ke negeri selanjutnya esok hari.

“…dengan pengalaman Amr bin Ash yang pernah ke Mesir, atas izin dari Umar bin Khattab akhirnya Amr bin Ash kembali lagi ke Mesir untuk menaklukkan Mesir. Seperti halnya Amr bin Ash, Kalian sekarang datang ke Mesir dalam rangka LKMA. Harapan saya, suatu saat nanti kalian bisa datang lagi ke Mesir.” ujar Kak Sasa, alumni angkatan 4 SDIT Insantama.

Semangat kami seketika berkobar. Tidak salah kami memilih Mesir sebagai destinasi LKMA angkatan kami. Bismillah.. Semoga harapan Kak Sasa bisa kami wujudkan di masa yang akan datang. Allahu Akbar!

Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan para alumni selama kami berada di Mesir. Merelakan waktu di tengah kesibukannya, demi memberikan ilmu yang mulia kepada kami. Semoga para alumni yang super baik dan hebat ini, dilancarkan segala urusannya dan selalu dalam perlindungan Allah SWT. Amiin..

Tidak berakhir di situ. Kegiatan malam ini dilanjutkan dengan nasehat dari pembina. Kali ini, giliran Ahli IT Insantama yang bicara. Ya, Bapak Adi Fadjar Nugroho, Kepala SDIT Insantama yang juga ikut mendampingi kegiatan LKMA ini. Beliau memberi nasehat bahwa setelah LKMA, masih ada tantangan yang harus kami hadapi. USBN, UNBK, SBMPTN, dan ujian lainnya sudah menunggu kami. Eits, jangan panik terlebih dahulu. Beliau memberikan solusi agar kami senantiasa mengenali potensi diri. Setiap dari kami memiliki keunggulan masing-masing. Kami diminta untuk fokus dengan keunggulan masing-masing tersebut.

Tidak terasa, malam semakin larut. Dinginnya angin malam mulai menusuk kulit kami. Nasehat dari Bapak Fadjar yang diakhiri dengan arahan kegiatan esok hari merupakan akhir dari kisah hari ini. Kini kami diperkenankan kembali ke kamar untuk segera istirahat.

Mesir, Negeri Kinanah dengan seribu menara. Negeri yang menyimpan berjuta sejarah Islam, yang menjadi panutan ilmu penduduk dunia. Pengalaman yang sangat berharga bagi kami yang pernah menapaki kaki di sini. Berbagai hikmah yang indah bisa kami petik di negeri ini menambah semangat kami meneruskan estafet perjuangan Islam. Berat rasanya untuk meninggalkan Mesir. Tapi kami harus tetap melanjutkan misi kami ke negara selanjutnya. Uni Emirat Arab telah menunggu kami.

Bi idznillah wa bi nashrillah.
Mesir, kami akan kembali suatu hari nanti. Ya Allah, kabulkan do’a kami. Amiin..

Reported by: Ana Zahrotunnisa