Alunan shalawat menggema lembut di Plaza Insantama Bogor pada Selasa pagi (16/12/2025). Lantunan yang dipimpin oleh Pak Arif itu menjadi pembuka yang khidmat sekaligus penanda dimulainya rangkaian kegiatan Inteens Ganjil 2025. Sejak awal, suasana terasa berbeda—religius, hangat, dan penuh semangat kebersamaan.
Pembukaan Inteens Ganjil 2025 dipandu oleh Pak Ageng yang tampil unik dengan balutan kostum santri. Pilihan busana ini menambah nuansa khas pesantren sekaligus menghadirkan kesan santai dan menghibur bagi para siswa yang memadati plaza. Tawa dan antusiasme pun tak terelakkan, menjadikan upacara pembukaan berlangsung meriah tanpa kehilangan kekhidmatannya.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Pak Iqbal tampil rapi di hadapan peserta. Namun, di tengah jalannya upacara, ia terlihat sedikit lemas. Momen ini kemudian menjadi titik balik yang paling berkesan. Secara tak terduga, seorang penjual jamu tradisional hadir menaiki becak motor ke tengah plaza. Segelas “Jamu Pramuka” pun disajikan dan langsung diminum Pak Iqbal di hadapan para siswa.
Reaksi pun spontan. Setelah meneguk jamu, Pak Iqbal tampak kembali bugar dan bersemangat. Aksi ini disambut sorak dan tepuk tangan meriah dari seluruh siswa. Dengan penuh energi, ia kemudian secara resmi membuka gelaran Inteens Ganjil 2025, menandai dimulainya classmeeting rutin Insantama yang selalu dinanti setiap semester.
Mengusung tema Keep Happy and Healthy with Insantama, Inteens Ganjil 2025 berlangsung selama tiga hari. Selama kegiatan ini, seluruh siswa berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dan aktivitas yang mewakili kelas masing-masing. Ragam lomba yang disiapkan mencakup bidang olahraga, kreativitas, hingga sains—dirancang untuk mengasah sportivitas, kerja sama, serta daya cipta siswa.
Inteens bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang kebersamaan dan ekspresi bagi seluruh warga Insantama. Melalui kegiatan ini, nilai kebahagiaan, kesehatan, dan semangat positif diharapkan tumbuh dan menguat di tengah dinamika belajar para siswa.
Dengan pembukaan yang unik, penuh makna, dan sarat pesan kebersamaan, Inteens Ganjil 2025 kembali menegaskan identitas Insantama sebagai sekolah yang mampu memadukan nilai, kreativitas, dan keceriaan dalam satu rangkaian kegiatan yang berkesan.[] Nur Fajarudin







