Apa yang ingin dicari?
Yuk, Daftarkan Ananda di SIT Insantama
Daftarkan putra-putri Ayah Bunda di SDIT-SMPIT-SMAIT Insantama, Sekolah Para Juara dan Calon Pemimpin. Hadir di 24 kota di Indonesia.
Daftar SPMB

Rapor Pendidikan: Catatan Tumbuhnya Generasi Pemimpin Peradaban

Mentari pagi menyambut kedatangan para orang tua yang melangkah menuju Gedung 2 SDIT Insantama Bogor, Jumat (26/6/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, mereka mulai berdatangan untuk mengambil buku rapor pendidikan putra-putrinya setelah menuntaskan satu tahun perjalanan belajar pada Tahun Pelajaran 2025/2026.

Pembagian buku rapor bagi siswa kelas I hingga kelas V dipusatkan di Aula Naufal Syauqi lantai 2. Setelah melakukan presensi melalui pemindaian barcode di lobi, para orang tua langsung diarahkan menuju aula untuk mengambil buku rapor dengan alur pelayanan yang tertata rapi.

Tahun ini, SDIT Insantama kembali menerapkan konsep drive thru dalam pembagian rapor. Orang tua tidak perlu menunggu lama ataupun mengikuti sesi konsultasi di lokasi. Konsultasi mengenai perkembangan siswa telah dilaksanakan sebelumnya, khususnya bagi orang tua yang putra-putrinya memerlukan perhatian lebih dalam aspek akademik maupun pembinaan lainnya. Dengan demikian, proses pengambilan rapor berlangsung lebih efektif tanpa mengurangi komunikasi antara sekolah dan keluarga.

Selain menerima buku rapor pendidikan, setiap orang tua juga memperoleh lembar aktivitas liburan sebagai panduan bagi siswa mengisi masa jeda sekolah secara produktif, serta Newsletter Kabar Insantama (NKI) Edisi ke-30 yang mengusung tagline Informasi untuk Inspirasi.

Kepala SDIT Insantama Adi Fadjar Nugroho menyampaikan apresiasi atas usaha seluruh siswa selama mengikuti proses pembelajaran.

“Alhamdulillah kami mengucapkan selamat kepada seluruh ananda atas usaha dan perjuangan yang telah dilakukan selama satu tahun pembelajaran di Insantama. Saat ini, tibalah waktu untuk melihat hasil dari proses belajar, doa, dan ikhtiar yang telah dilakukan dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Menurutnya, konsep drive thru dipilih agar pelayanan kepada orang tua menjadi lebih efektif dan fleksibel. Orang tua dapat mengambil rapor sesuai waktu yang dimiliki tanpa harus menunggu antrean konsultasi yang sebelumnya telah difasilitasi sekolah.

Bagi SDIT Insantama, rapor tidak hanya memuat hasil akademik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendampingan tumbuh kembang setiap anak. Hal itu disampaikan Wali Kelas 1E Ibnu Hakim.

“Nilai anak bukan sekadar angka di kertas ujian, melainkan keberanian untuk mencoba, ketulusan mengakui kesalahan, hati yang mau berbagi, serta semangat untuk terus belajar. Kita harus mengapresiasi setiap langkah kecilnya, karena setiap anak istimewa dengan caranya sendiri,” tuturnya.

Pandangan tersebut dirasakan langsung oleh para orang tua. Eva Fidini, orang tua Janu Rayyanza Kurniawan kelas 1E dan Jenna Zerina Kurniawan kelas 5C, mengaku bersyukur melihat perkembangan kedua putra-putrinya.

“Saat Juna masuk kelas 1, ia belum bisa membaca dengan lancar dan masih terbata-bata. Alhamdulillah di akhir semester ini perkembangannya luar biasa, termasuk kemandiriannya yang semakin terbentuk. Begitu pula Jenna, yang kini telah memasuki masa baligh. Dengan bimbingan Insantama, kami merasa anak tetap berada di jalur yang baik, terarah, dan terjaga,” ungkapnya.

Kesaksian serupa disampaikan Arti Widuri Mariya, orang tua Almeera Ashhadiya Khairunnisa kelas 2A.

“Dari yang sebelumnya belum memahami konsep perkalian, kini Asha sudah lancar menghitung bahkan mampu menyelesaikan soal cerita. Lebih dari itu, disiplin, semangat belajar, dan bina syakhsiyyah-nya berkembang sangat baik. Terima kasih kepada seluruh guru atas kesabaran dan ketulusannya mendidik,” ujarnya.

Apresiasi kepada para guru juga disampaikan Direktur Pelaksana Yayasan Insantama Cendekia (YIC) Muhammad Adhi Maretnas Harapan.

“Menjadi guru adalah menjadi pembangun peradaban. Meski hasilnya tidak selalu terlihat hari ini, buahnya akan dirasakan oleh generasi mendatang. Tetaplah mengajar dengan hati, mendidik dengan keteladanan, dan membimbing dengan kasih sayang. Sebab guru yang ikhlas akan selalu meninggalkan jejak kebaikan yang abadi,” pesannya.

Pembagian rapor berlangsung dengan tertib hingga seluruh orang tua menerima buku rapor pendidikan putra-putrinya. Melalui proses ini, sekolah dan keluarga kembali meneguhkan ikhtiar bersama dalam mendampingi setiap anak bertumbuh menjadi generasi berilmu, berakhlak, dan siap memimpin peradaban.[] Nono Hartono

Baca lainnya

Rapor Pendidikan: Catatan Tumbuhnya Generasi Pemimpin Peradaban

Mentari pagi menyambut kedatangan para orang tua yang melangkah menuju Gedung 2 SDIT Insantama Bogor, Jumat (26/6/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, mereka mulai berdatangan untuk…