Apa yang ingin dicari?
Yuk, Daftarkan Ananda di SIT Insantama
Daftarkan putra-putri Ayah Bunda di SDIT-SMPIT-SMAIT Insantama, Sekolah Para Juara dan Calon Pemimpin. Hadir di 24 kota di Indonesia.
Daftar SPMB

Latihan Penuh Kesungguhan, Tampil Penuh Keyakinan

Sorot mata itu sempat bergetar. Nafas ditarik dalam-dalam. Lalu suara pembuka pun terdengar lantang dan jelas di hadapan seluruh warga sekolah. Tak ada lagi keraguan. Yang tampak hanyalah keyakinan.

Dalam dua hari itu tepatnya 3-4 Februari 2026, panggung Hari Kreativitas Siswa (HKS) ke-2 benar-benar menghadirkan suasana berbeda. Jika pada tahun sebelumnya pembukaan diisi oleh para guru, kali ini seluruh rangkaian pembukaan justru dipercayakan kepada siswa. Mulai dari MC, band, baris-berbaris, hingga tari saman, semuanya tampil sebagai pemeran utama.

Di balik penampilan yang memukau itu, tersimpan proses panjang yang tidak sederhana. Hampir satu bulan penuh para siswa menjalani latihan. Seusai jam pelajaran, bahkan dalam kondisi berpuasa di hari Senin dan Kamis, mereka tetap hadir, berlatih, dan memperbaiki setiap kekurangan.

Khaulah, yang dipercaya menjadi MC, mengaku awalnya deg-degan saat harus berbicara di depan satu sekolah penuh.

“Alhamdulillah seru banget. Ana bisa jadi MC dan ini pengalaman pertama tampil di depan semua orang satu sekolah. Rasanya deg-degan tapi juga seru,” ujarnya sambil tersenyum. Deg-degan itu perlahan berubah menjadi percaya diri. Buah dari latihan yang berulang.

Hal serupa dirasakan Alma, gitaris band siswa. “Perasaan ana senang dan menantang, capek tapi puas sama hasilnya,” tuturnya.

Ia rutin berlatih sepulang sekolah. “Latihan sehabis pulang sekolah, capek tapi dinikmati,” tambahnya. Kesungguhan itulah yang akhirnya menjelma keyakinan saat tampil.

Penampilan tari saman dan baris-berbaris pun tak kalah memukau. Di balik layar, terlihat betapa seriusnya mereka mempersiapkan diri. Pak Farhan, pelatih tim baris-berbaris, mengaku bangga.

“Melatih mereka itu susah-susah gampang, tapi saya bahagia dan bangga. Ternyata para siswa mampu. Harapannya ke depan terus ada regenerasi, semakin banyak anak yang berani tampil di depan,” ungkapnya.

Pak Aziz selaku penanggung jawab acara juga berharap potensi siswa semakin tergali di HKS berikutnya. Meski lelah dan berpuasa saat latihan, semangat mereka tidak surut.

Pemilihan siswa sebagai pengisi pembukaan bukan tanpa alasan. Pak Suhadi, selaku Penanggung Jawab HKS, menjelaskan, keputusan tersebut sejalan dengan semboyan tahun ini: Kreatif Berkarya, Terampil Berbahasa, Unggul dalam Prestasi.

“Pembukaan diwakilkan oleh siswa agar mereka benar-benar merealisasikan tagline (semboyan) tersebut. Mereka tampil, berkarya, dan menunjukkan keberanian di depan umum. Harapannya, ini bisa memotivasi siswa lain untuk berani mencoba,” jelasnya.

Latihan intens dilakukan sebanyak lima kali pertemuan resmi, dengan persiapan keseluruhan hampir satu bulan. Para guru (Pak Sena, Pak Ibnu, Pak Aziz, Pak Farhan, dan Pak Jovan) bersama para siswa bekerja sebagai satu tim. Banyak waktu, tenaga, bahkan malam yang dikorbankan demi memastikan acara berjalan maksimal.

“Semua karena kerja sama tim yang baik dan solid,” ungkap salah satu panitia.

Bu Icha, selaku penanggung jawab lomba menggambar dengan peserta terbanyak, juga menjadi bagian dari kolaborasi besar ini. HKS bukan sekadar ajang lomba, melainkan ruang tumbuh bagi kreativitas, keberanian, dan karakter.

HKS tahun ini membuktikan satu hal: ketika siswa diberi kepercayaan dan dilatih dengan kesungguhan, mereka mampu tampil dengan keyakinan. Dari proses yang tidak instan, lahir keberanian. Dari latihan yang konsisten, tumbuh prestasi. Karena keyakinan di atas panggung, sejatinya adalah buah dari kesungguhan di balik layar.[] Siti Nurhasna Fauziyah

Baca lainnya

Latihan Penuh Kesungguhan, Tampil Penuh Keyakinan

Sorot mata itu sempat bergetar. Nafas ditarik dalam-dalam. Lalu suara pembuka pun terdengar lantang dan jelas di hadapan seluruh warga sekolah. Tak ada lagi keraguan.…