Hari Kreativitas Siswa (HKS) #2 SDIT Insantama; Saatnya Para Juara Unjuk Prestasi

-

“Antum harus berusaha sekuat tenaga dengan semua kemampuan yang Antum miliki untuk memperoleh hasil terbaik di HKS #2 ini. Jika Antum menang, ucapkanlah rasa syukur atas kemenangan yang Antum raih dan tidak boleh sombong. Dan jika Antum kalah, tetap harus bersyukur, bersabar, dan tetap bersemangat karena sejatinya Antum sudah menjadi juara dengan tampil mengikuti lomba di HKS #2 ini, tentu dengan berani dan percaya diri.”

Demikian motivasi yang disampaikan Pak Chandra, yang bernama lengkap Pak Chandra Gumelar, selaku SC HKS #2 ini pada kegiatan apel pembukaan HKS #2. Kegiatan ini dilaksanakan di aula SDIT Insantama pada hari Selasa, 23 Januari 2024. Sedianya, pelaksanaan kegiatan apel pembukaan kegiatan HKS #2 diselenggarakan di lapangan depan gedung SDIT Insantama.

“Karena kondisi sedang turun hujan, jadi kita ambil langkah plan B. Memindahkan pelaksanaan apel pembukaan dari lapangan depan ke aula SDIT Insantama. Insya Allah lebih aman, walaupun kami harus mempersiapkan perlengkapan untuk streaming kegiatan apel pembukaan ini agar dapat disaksikan oleh para siswa di kelasnya masing-masing,” ungkap Pak Muhammad Arif Slamet Raharjo, biasa dipanggil Pak Arif, selaku koordinator acara apel pembukaan HKS #2, saat ditanyakan alasan pemindahan tempat pelaksanaan apel pembukaan HKS #2.

“Tim merah dan putih itu hanya simbol untuk menyemangati saat bertanding. Tim merah dan putih adalah saudara-saudara Antum yang sama-sama berjuang dalam mewujudkan mimpi besar mereka untuk mendapatkan juara yang hendak diraih,” lanjut Pak Chandra memberikan pemahaman kepada para peserta lomba agar tidak menjadikan tim merah dan putih kemudian saling mengejek dan menjatuhkan yang pada akhirnya akan menjadi sarana munculnya perpecahan.

Seperti diketahui, dalam ajang HKS #2 ini secara umum semua siswa dikelompokkan menjadi 2, yaitu tim merah dan tim putih. “Semua siswa sudah terbagi menjadi tim merah dan tim putih. Mereka mempunyai kontribusi dalam kemenangan timnya dengan menyumbang nilai atas capaian hasil di lomba yang dia ikuti,” terang Bu Yanis Destiani yang mendapatkan amanah sebagai Ketua Panitia HKS #2 ini. “Siswa yang mendapatkan juara 1 berhak atas nilai 10, juara 2 dengan nilai 8, dan juara 3 memperoleh nilai 6. Sementara siswa yang belum mendapatkan juara tetap menyumbangkan nilai 4 bagi timnya,” ungkap Bu Yanis, demikian beliau dipanggil, lebih lanjut. Sehingga semua siswa tetap bisa memberikan perannya menyumbang nilai bagi timnya.

Menurut Bu Yanis, kegiatan HKS ini adalah sebagai saluran untuk menunjukkan potensi diri siswa. “Tujuan diadakannya HKS #2 ini ingin menggali potensi semua siswa khususnya di bidang seni, bahasa, dan sains,” terang Bu Yanis saat ditanyakan apa tujuan kegiatan HKS #2 ini. “Kegiatan HKS #2 di semester ini lebih ingin memberikan kesempatan kepada para siswa yang memiliki bakat dan minat di bidan seni, bahasa, dan sains untuk unjuk kemampuan, setelah di semester I kemarin para siswa sudah berlomba khususnya di bidang permainan tradisional dan olahraga,” imbuh Bu Yanis dengan semangat.

Bu Yanis berharap kegiatan HKS #2 ini dapat memacu sekaligus mengasah bakat dan minat para siswa untuk terus berkembang, juga untuk melatih keberanian dan percaya diri siswa agar bisa tampil dan berlomba di setiap perlombaan. “Ini sesuai dengan kredo sekolah kita, yaitu Sekolah Para Juara,” kata Bu Yanis di sela-sela sesi pengambilan foto bagi para siswa yang mendapatkan piala di lomba hari pertama ini.

Di kegiatan HKS #2 hari pertama ini ada 11 kategori lomba yang dipertandingkan dari kelas I hingga kelas VI. Semua siswa harus berpartisipasi aktif mengikuti lomba di HKS #2 ini. Di akhir perlombaan hari pertama ini ada perbedaan nilai yang tidak terlalu jauh antara tim merah dan tim putih. Tim merah berhasil mengumpulkan poin sebanyak 2.184 dan tim putih sebanyak 2.112 poin. Tim merah berhasil melampaui tim putih dengan selisih sebesar 72 poin.  Masih ada hari kedua di esok hari yang tentu bisa mengubah peta kekuatan antara tim merah dan tim putih. Kedua tim tetap berpotensi untuk mendapatkan poin terbaik.

“Alhamdulillah ana dapat juara 1 lomba membuat poster,” ungkap ananda Habibi yang bernama lengkap Muhammad Habibi Mufid Ivandien, siswa kelas VI C yang mempunyai hobi menggambar ini dengan bangga. Maklum, ananda Habibi sudah mempersiapkan lomba poster di HKS #2 ini cukup lama. Kombinasi bakat dan latihan intensif ini tentu akan menjadi kekuatan dan amunisi untuk bisa mendapatkan juara. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Dan, semoga pula melalui HKS #2 ini akan lahir Habibi-Habibi lainnya untuk menjadi bibit-bibit dan utusan SDIT Insantama dalam mengikuti lomba-lomba serupa yang diselenggarakan oleh sekolah atau instansi lainnya sehingga dapat menjadi juara dan mengharumkan nama sekolah. Insya Allah… [NH. Tono]