Tahlilan dan Tasyakuran di Masid Pendidikan Insantama

-

Sehari menjelang peresmian Masjid Pendidikan Insantama (MPI) (22/2), DKM MPI menggelar tahlilan, sebagai bentuk rasa syukur telah berdirinya masjid yang menjadi pusat ibadah di lingkungan SIT Insantama Bogor. Acara tahlilan ini tidak hanya diikuti oleh para santri IBS Insantama saja, akan tetapi juga diikuti oleh beberapa tokoh dan warga sekitar sekolah. Bahkan, dalam acara kali ini, Lurah Gunung Batu Supyawan berkenan hadir sebagai tamu undangan.

Acara yang dimulai selepas shalat Isya itu, hanya diikuti oleh jamaah laki-laki, sehingga hanya dipusatkan di lantai 2 gedung MPI. Para santri IBS Insantama duduk melingkar sambil menunggu jamaah dari warga sekitar. Tidak berselang lama, jamaah dari warga sekitar, baik secara perorangan maupun rombongan berdatangan, tak terkecuali jamaah anak-anak yang biasa mengikuti pengajian di salah satu rumah warga Hegarmanah.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh para ustadz boarding dan juga beberapa pengurus yayasan, salah satunya  Direktur Pelaksana SIT Insantama Ustadz Adi Maretnas Harapan. Dalam kata sambutannya, Ustadz Adi menyampaikan bahwa maksud digelarnya acara ini adalah sebagai bentuk tahadust bi ni’mah telah berdirinya masjid di lingkungan SIT Insantama.

Beliau menyampaikan pula bahwa masjid ini adalah masjid pendidikan, sehingga porsi terbesarnya adalah dari sisi pendidikannya. Tak lupa Ustadz Adi memohon doanya untuk kelancaran acara peresmian MPI sekaligus mengundang jamaah yang ada untuk bersama-sama menghadiri persesmiannya di keesokan harinya.

Selepas acara sambutan, tibalah ke acara inti, yakni berupa tahlilan yang dipimpin Ustadz Mulyadi, sebagai salah satu tokoh agama warga Hegarmanah. Acara yang berdurasi sekitar satu jam itu, berlangsung khidmat dan khusuk, dengan bacaan Al-Quran, dzikir dan doa.[]