MABIT Kelas 2: Bermalam Di Sekolah Dengan Serunya Wara-wiri

-

SDIT Insantama Bogor selenggarakan kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) untuk kelas 2 SD pada semester 1 tahun ajaran 2023/2024. Selain itu, kegiatan MABIT kali ini terasa lebih spesial dengan adanya wara-wiri.

Sekitar dua minggu sebelum kegiatan MABIT akan dilaksanakan, siswa-siswi kelas 2 SD terus menanyakan kepada guru-guru tentang kegiatan ini. Para siswa merasa tidak sabar untuk mengikuti MABIT pada semester ganjil sekarang. “Pak, MABIT nya kapan sih? Ana sudah tidak sabar untuk mengikuti kegiatan ini” Tanya Rava selaku siswa kelas 2E SDIT Insantama Bogor.

Di sisi lain, MABIT sudah menjadi rutinitas kegiatan tahunan sekolah guna membina iman dan taqwa seluruh siswa. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa iman dan taqwa siswa kepada Allah Ta’ala semakin lebih tinggi.

Hari Jum’at (3 November 2023), setelah siswa melaksanakan kegiatan sekolah dari pagi hingga sholat Jum’at, siswa-siswi kelas 2 melanjutkan aktivitas pembelajaran dengan mengikuti kegiatan MABIT. Selanjutnya, Pak Nana selaku penanggungjawab MABIT semester ini membuka kegiatan pada pukul 13.00 WIB. Dengan mulainya kegiatan, seluruh siswa dapat mengikuti sejumlah wahana bermain yang tersedia pada siang hari: bakiak, flying fox, tangkap belut, becak, ceplok telor dan wara-wiri.

Siswa dikumpulkan untuk memulai Mabit oleh pak Nana

Selama kegiatan berlangsung, seluruh siswa bersama pendamping anggota kelompok (PAK). Setiap PAK bertugas untuk memantau dan membantu anggota kelompok (AK) dalam menuntaskan misi. Terlihat raut wajah ceria dan tawa siswa membuat suasana MABIT semakin meriah.

 

Antusias siswa bermain permainan tradisional

Setelah melewati berbagai rintangan, siswa melanjutkan kegiatan dengan menaiki wara-wiri. Wara-wiri merupakan kendaraan mobil odong-odong. Siswa-siswi berkeliling sekitar daerah Gunungbatu secara bergantian. Sementara itu, siswa yang sudah menyelesaikan seluruh rintangan, anandas rela menunggu untuk menaiki mobil odong-odong tersebut. Siswa mengaku bahwa salah satu kegiatan yang paling seru adalah wara-wiri. “Menurut Ana kegiatan yang paling seru adalah wara-wiri” Ujar Saamy siswa kelas 2D. Wara-wiri ini merupakan salah satu hal baru pada MABIT kali ini, jadi siswa merasa ada sesuatu yang lebih spesial pada MABIT sekarang. “Kalau MABIT sebelumnya perasaan Ana ga ada wara-wiri, jadi sekarang jadi lebih seru” Ungkap Qary.

Seusai menyelesaikan serangkaian acara, siswa lanjut untuk mandi dan bersiap sholat Ashar berjama’ah di basecamp masing-masing. Ketika hendak sholat, hujan pun turun dengan deras berbarengan kilatan petir. Beberapa siswa merasa ketakutan dengan suara petir yang begitu keras. Namun, seluruh PAK sigap untuk menenangkan siswa. Setelah sholat selesai, para PAK mengajak siswa untuk berdzikir, membaca doa ketika hujan, dan membaca Al-Qur’an. Alhasil, siswa yang tadi ketakutan, kini merasa lebih tenang.

Ketika membaca Qu’ran selesai, siswa masih tetap berada di basecamp hingga hujan reda sambil beristirahat. Tidak terasa waktu maghrib telah tiba dan hujan pun sudah berhenti, seluruh siswa meranjak ke aula sekolah untuk melaksanakan sholat maghrib berjama’ah. Setelah itu, kegiatan dilanjut dengan makan malam bersama. Selanjutnya, siswa kembali lagi ke aula untuk menunaikan sholat isya berjama’ah.

Pada malam hari, terdapat beberapa aktivitas yang anandas ikuti seperti menonton video MABIT, bermain bola api, hingga pasar malam yang berisi makanan khas Bogor. Pada pukul 21.00 WIB., seluruh siswa kembali ke basecamp untuk tidur malam dan akan dibanguni jam 03.30 WIB., untuk melaksanakan Qiyyamulail dilanjut dengan sholat subuh berjama’ah. Ketika Matahari mulai memancarkan sinarnya, guru mengajak siswa untuk menerbangkan balon lampion dan melanjutkan aktivitas dengan berjalan santai sekitar komplek sekolah. Lebih lanjut, siswa kembali ke sekolah dan sarapan bubur bersama-sama.

Tak terasa jam menunjukkan pukul 07.00 WIB., maka berakhirlah kegiatan MABIT. Proses penutupan berlangsung dengan foto bersama dan sambutan dari penanggujawab MABIT. Terlihat para orangtua siswa telah memadati area sekolah untuk menjemput anandas untuk kembali ke rumah masing-masing.