Suasana hangat langsung terasa ketika dua siswi SMPIT Insantama, Azkia Zikraya Qalby (9E) dan Hanum Anindya Khansa (8D), menyampaikan presentasi audiensi mereka di hadapan jajaran pimpinan Radar Bogor.
Kalimat spontan dari Erwin Sofian, General Manager Radar Bogor, pun mengalir begitu presentasi usai. “Satu lagi, ada kesamaan antara Insantama dan Radar Bogor, yaitu komitmen pada ‘Bumi Lestari’. Radar Bogor sudah 10 tahun menjalankan program Bogorku Bersih bersama Pemda Kota Bogor,” ujarnya menanggapi pemaparan tim audiensi.
Dede Supriadi, Koordinator Liputan Radar Bogor yang duduk di sampingnya, menambahkan dengan nada kagum, “Hebat. Anak-anak ini masih SMP, tetapi sudah memikirkan masa depan dan peduli lingkungan hidup. Saat SMP, saya belum seperti kalian.”
Kalimat-kalimat apresiatif itu menjadi pembuka yang menandai awal sinergi baru antara dunia pendidikan dan dunia jurnalistik.
Pertemuan di Graha Pena
Audiensi berlangsung di markas Radar Bogor, Graha Pena lantai 5, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPIT Insantama Bogor Muhammad Iqbal Maulidi, dan didampingi guru pendamping sekaligus penanggung jawab audiensi Mufarochah, itu berlangsung cair, akrab, dan penuh kehangatan.
Setelah sesi resmi, acara berlanjut dengan ramah-tamah sederhana. Namun sarat nuansa kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, tim Insantama diberi ruang untuk memaparkan bahan audiensi terlebih dahulu, yang kemudian ditanggapi secara langsung oleh pihak Radar Bogor melalui Erwin Sofian.
Mengapa Audiensi Ini Penting?
Audiensi ini digelar sebagai bentuk sinergi antara media dan sekolah, khususnya dalam menggalang dukungan untuk Maca Expo #8, sebuah kegiatan literasi tahunan Insantama yang dilaksanakan pada 7–8 November 2025, sekaligus sebagai bagian dari kampanye Bumi Lestari.
Program lingkungan Radar Bogor, Bogorku Bersih, yang telah berjalan selama satu dekade untuk mendukung Kota Bogor meraih Piala Adipura, memiliki keselarasan visi dengan kampanye Bumi Lestari Insantama. Kesamaan inilah yang menjadi landasan kolaborasi kuat antara keduanya.
Tiga Bentuk Kolaborasi
Radar Bogor menawarkan tiga bentuk dukungan nyata bagi gelaran Maca Expo #8 dan pengembangan literasi siswa Insantama ke depannya.
Pertama, dukungan pra-event. Mulai dari talkshow, konferensi pers, hingga pemasangan alat pemantau cuaca AWS (automatic weather station) di rooftop (atap) Masjid Pendidikan Insantama pada 27 Oktober 2025.
Kedua, liputan langsung saat acara. Radar Bogor meliput perhelatan utama Maca Expo #8 pada hari kedua, Sabtu, 8 November 2025, di Kampus SIT Insantama Bogor.
Ketiga, peluang magang dan pembimbingan. Pasca-kegiatan, Radar Bogor membuka peluang magang dan pembimbingan bagi siswa, khususnya peserta ekstrakurikuler Journalist Club (JC). Kesempatan ini tentu sangat berharga untuk belajar langsung di dapur redaksi media profesional.
Serba Duo yang Kompak
Keunikan audiensi ini adalah banyaknya peran yang diisi oleh serba duo yang kompak. MC: Aliya Rahim Kurniawan (9D) dan Naura Khansa Khairunnisa (9D). Presentator: Azkia Zikraya Qalby (9E) dan Hanum Anindya Khansa (8D). Peliput: Zahrina Raisya Putri (9E) sebagai news anchor yang komunikatif, serta Rana Rasuna Misbah Ufaira (9D) sebagai videografer penuh ide. Notulis dan presensi: Naura Shaquila Admaritza (8E), yang bersama Bu Mufarochah juga menyusun reportase tulis.
Hadir pula duo dari tim Fosis (Forum Orang Tua Siswa) Insantama, yaitu Bu Cici dan Bu Rena Eka P., yang turut mendampingi kegiatan.
Room Tour
Untuk mengenal lebih dekat dapur redaksi, Anandas [siswa-siswi] Insantama pun diajak room tour (berkeliling ke berbagai ruangan) di kantor Radar Bogor, seperti ruang redaksi, ruang editing, ruang liputan, dan lainnya, untuk melihat langsung bagaimana proses kerja media berlangsung.
Mereka disambut oleh jajaran penting Radar Bogor, antara lain: Erwin Sofian (GM Bisnis); Lucky Lukman Nul Hakim (Pemimpin Redaksi Online); Dede Supriadi (Koordinator Liputan); Abdul Aziz (Videografer); Imam Rahmanto (Redaktur); dan M. Iksan Halil (Manajer Marketing).
Gedung megah berwarna dominan biru itu menjadi saksi lahirnya sinergi positif antara dua dunia: pendidikan dan jurnalistik.
Menuju Literasi dan Lingkungan yang Lestari
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan semangat literasi, jurnalisme, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selaras dengan tema Maca Expo #8: Berliterasi untuk Bumi Lestari.[] Irfah Zaidah







