Apa yang ingin dicari?
Yuk, Daftarkan Ananda di SIT Insantama
Daftarkan putra-putri Ayah Bunda di SDIT-SMPIT-SMAIT Insantama, Sekolah Para Juara dan Calon Pemimpin. Hadir di 24 kota di Indonesia.
Daftar SPMB

Semester Baru, Semangat Baru

Penampilan kelompok Guguga (Guru-guru Ganteng) di kegiatan Welcome Back to School SMAIT Insantama Bogor.
Penampilan kelompok Guguga (Guru-guru Ganteng) di kegiatan Welcome Back to School SMAIT Insantama Bogor.

“Bagi kaum Muslimin, tidak ada kata malas, berat, dan lelah. Pastikan kita memiliki niat dan arah tujuan. Ketika kita lemah dan capek, niat itulah yang membangkitkan kita kembali.”

Pesan itu disampaikan Kepala Sekolah SMAIT Insantama Bogor SM Pertiwiguno, akrab disapa Pak Uno, dalam sesi podcast santai yang menjadi momen paling mengena pada kegiatan Welcome Back to School-Semester Baru, Semangat Baru, Senin (12/1/2026).

Di tengah obrolan hangat yang dipandu Pak Indra, Pak Uno menyampaikan refleksi tentang makna niat, ketahanan, dan cara memaknai kegagalan. “Kamu enggak malas, kamu cuma lagi belajar bertahan. Dan bertahan itu sendiri adalah sebuah prestasi besar,” ujarnya, menutup sesi dengan kalimat yang disambut hening penuh perenungan dari para siswa.

Sejak pagi, suasana sebenarnya sudah terasa istimewa. Hujan turun perlahan, udara dingin menyelimuti. Namun semangat siswa yang kembali dari libur semester genap tetap menyala. Satu per satu mereka memasuki ruang makan lantai 3 dengan wajah cerah, disambut senyum hangat Bapak dan Ibu Guru. Sambutan sederhana itu menegaskan, sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan rumah kedua yang terbuka dengan kasih dan perhatian.

Kemeriahan semakin terasa saat kelompok Guguga (Guru-guru Ganteng) tampil menyanyikan lagu dari band Nidji. Alunan musik yang sederhana justru menghidupkan pagi yang mendung, menghadirkan tawa dan kebersamaan. Sesi happy game pun menambah keceriaan. Siswa menjawab pertanyaan dengan penuh antusias, saling menyemangati hingga tersisa beberapa pemenang.

Nuansa haru hadir ketika Bu Cicih dan Bu Anita membacakan puisi yang menyentuh tentang belajar, tumbuh, dan menjadi pribadi lebih baik. Momen reflektif berlanjut saat siswa menuliskan komitmen di dua kertas: kertas A untuk kebiasaan negatif yang ingin ditinggalkan, dan kertas B untuk sikap positif yang ingin dipertahankan serta ditingkatkan di semester genap. Sebuah langkah sederhana. Namun sarat makna tentang tanggung jawab pada diri sendiri.

Mushafahah seluruh siswa dengan Bapak dan Ibu Guru.
Mushafahah seluruh siswa dengan Bapak dan Ibu Guru.

Sebagai penutup, seluruh siswa melakukan mushafahah dengan Bapak dan Ibu Guru, simbol ketulusan, saling memaafkan, dan kesiapan memulai semester dengan hati yang jernih. Di bawah langit yang masih mendung, semangat justru bersinar terang. Semester genap pun dimulai dengan tekad baru: membuang yang negatif, menumbuhkan yang positif, dan melangkah dengan arah tujuan yang jelas.[] Sonny Lazuardi

Baca lainnya

Penampilan kelompok Guguga (Guru-guru Ganteng) di kegiatan Welcome Back to School SMAIT Insantama Bogor.

Semester Baru, Semangat Baru

“Bagi kaum Muslimin, tidak ada kata malas, berat, dan lelah. Pastikan kita memiliki niat dan arah tujuan. Ketika kita lemah dan capek, niat itulah yang…