Apa yang ingin dicari?
Yuk, Daftarkan Ananda di SIT Insantama
Daftarkan putra-putri Ayah Bunda di SDIT-SMPIT-SMAIT Insantama, Sekolah Para Juara dan Calon Pemimpin. Hadir di 24 kota di Indonesia.
Daftar SPMB

Dari Rak Kayu, Menuju Peradaban Ilmu

Siswa menikmati kegiatan membaca bersama di ruang perpustakaan SIT Insantama.
Siswa menikmati kegiatan membaca bersama di ruang perpustakaan SIT Insantama.

“Dulu, perpustakaan Insantama hanya kumpulan buku donasi dari orang tua siswa,” kenang Bambang Sumantri, kepala perpustakaan pertama SIT Insantama, beberapa waktu lalu. Rak kayu sederhana dan buku-buku bekas itu menjadi saksi semangat guru dan siswa membangun budaya membaca.

Seiring waktu, perpustakaan berkembang pesat. Rak bertambah, ruangan diperluas, dan kini ribuan buku tersusun rapi. Mulai dari buku sains, sejarah, sastra, agama, hingga pengembangan diri. Fasilitas lengkap seperti komputer, proyektor, dan poster edukatif membuat suasana belajar lebih hidup. Prestasi pun mengikuti: Perpustakaan Insantama Bogor meraih Juara 1 Lomba Perpustakaan Sekolah tingkat Bogor tahun 2028.

Kunci keberhasilan ini adalah dedikasi Rani, kepala perpustakaan saat ini. Ia menghadirkan inovasi seperti Outbound Literasi, kegiatan yang mengajak guru bermain dan belajar bersama, membuktikan bahwa membaca bisa menyenangkan. Perpustakaan juga terintegrasi dengan pembelajaran kelas: siswa membaca, menulis ringkasan, berdiskusi, hingga nobar film islami.

Tak hanya tempat belajar, perpustakaan menjadi sumber inspirasi bagi siswa dan guru. Dari sanalah lahir ide, kreativitas, dan kecintaan pada ilmu. Semangat literasi ini mengingatkan pada perpustakaan besar dalam sejarah Islam, seperti Bayt al-Hikmah di Baghdad dan perpustakaan di Andalusia, tempat lahir ilmuwan besar seperti Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, dan Al-Farabi, generasi Ansharullah dengan ilmu dan amal. Semangat itulah yang kini dihidupkan kembali di Insantama.

Dari rak kayu sederhana hingga koleksi ribuan buku, perpustakaan Insantama kini menjadi peradaban ilmu modern, menginspirasi generasi muda untuk berpikir, bermimpi, dan mencintai ilmu.[] Siti Sobiah

Baca lainnya

Siswa menikmati kegiatan membaca bersama di ruang perpustakaan SIT Insantama.

Dari Rak Kayu, Menuju Peradaban Ilmu

“Dulu, perpustakaan Insantama hanya kumpulan buku donasi dari orang tua siswa,” kenang Bambang Sumantri, kepala perpustakaan pertama SIT Insantama, beberapa waktu lalu. Rak kayu sederhana…