Penghujung semester di SDIT Insantama Bandung terasa istimewa. Lapangan sekolah dipenuhi senyum dan warna-warni hidangan dalam agenda Sehari Bersama Umi dan Abi (SBUA) yang digelar Fosis pada 17 Desember 2025. Antusiasme orang tua meningkat, dengan para bunda mendominasi kehadiran, sementara sejumlah ayah turut meramaikan kebersamaan.
Mengusung tema Lomba Menghias Tumpeng, kegiatan ini memadukan budaya, kreativitas, dan kekompakan keluarga. Nasi kuning berbentuk kerucut lengkap dengan lauk dan sayuran menjadi media ekspresi setiap kelas.
Persiapan dilakukan secara gotong royong. Ayah dan bunda berkolaborasi menyiapkan nasi dan lauk, sementara siswa menghias tumpeng dengan selada, mentimun, tomat, wortel, hingga pesan penyemangat seperti Insya Allah Pasti Menang dari kelas 4. Setiap detail menampilkan kreativitas sekaligus semangat kebersamaan.
Setelah dibuka Ketua Fosis, lomba berlangsung meriah. Siswa ikhwan dan akhwat tampil bergantian mempresentasikan karya terbaik. Dewan juri kemudian mengumumkan pemenang kategori tumpeng terenak dan terindah.
Namun, lebih dari sekadar kompetisi, SBUA menghadirkan makna mendalam. Guru, siswa, ayah, dan bunda duduk bersama menikmati tumpeng di lapangan. Di balik warna-warni hiasan, tersimpan cinta, gotong-royong, dan ukhuwah yang terjaga, menjadi kenangan indah bagi setiap keluarga Insantama.[] Evalasari







