Insantama Market Day (IMD) bukan sekadar agenda tahunan. Namun ruang belajar kontekstual yang menjelma menjadi pasar mini penuh warna, tempat siswa belajar kejujuran, tanggung jawab, keberanian, dan nilai keberkahan dalam berniaga. Dari timur hingga barat Nusantara, semangat yang sama terasa: berniaga dengan ceria, menjaga nilai seperti diajarkan Rasulullah SAW.
Ceria Belajar
Di SDIT Insantama Pontianak, Sabtu (18/10/2025), halaman sekolah berubah menjadi pasar mini dengan tenda berlapis kain batik dan tulisan harga buatan tangan. Gerbang bambu berdiri sebagai simbol kerja sama guru dan siswa.
Persiapan dimulai jauh hari. Anak-anak menghias tenda, menyiapkan dekorasi dan foto booth sederhana. Mereka belajar merancang, bekerja sama, dan bertanggung jawab atas stand masing-masing.
Ketika perwakilan Camat, Zulkarnain, SM, membuka acara, kegembiraan pun pecah. Siswa kelas 4–6 sigap di balik meja dagangan, sementara kelas 1–3 tampil di panggung dan belajar mengelola uang saku.
Menjelang siang, beberapa meja kosong. “Alhamdulillah, habis,” seru anak-anak penuh syukur. Setelah itu, mereka bersama-sama membereskan area.
Berkah dalam Praktik Nyata

Di SDIT Insantama Jember, Sabtu (1/11/2025), IMD terasa istimewa karena bertepatan dengan milad ke-9 sekolah. Acara dibuka oleh perwakilan Yayasan Permata Insan Utama, Imam Nawawi, ditandai pelepasan balon.
Pentas bakat dan lomba untuk adik-adik TK menambah kemeriahan. Namun yang paling bermakna adalah praktik jual beli langsung. Siswa menawarkan produk dengan santun, mempromosikan dagangan, dan mempraktikkan adab berdagang: jujur, amanah, dan tidak berlebihan.
Sinergi Sekolah dan Masyarakat
Kemeriahan IMD SDIT Insantama Serang, Sabtu (13/12/2025), semakin terasa dengan kehadiran Lurah Drangong Eka Hadiyana, yang membuka acara dengan penekanan sirine.
Stand kelas 4–6 berjejer menawarkan makanan, minuman, alat tulis, dan aksesoris. Siswa kelas 1–3 memeriahkan panggung. Antusiasme pengunjung membuat banyak dagangan ludes terjual. Penghargaan Best Performance diberikan kepada kelompok terbaik.
Semangat Tak Surut

Di SDIT Insantama Makassar, Selasa (3/2/2026), halaman sekolah berubah menjadi pasar tumpah penuh warna meski sempat diguyur hujan. Semangat tetap menyala.
IMD dirangkaikan dengan Lomba Mewarnai antar TK se-Kota Makassar. Sementara siswa kelas 4–6 sibuk mengelola stand makanan, minuman, mainan, hingga alat tulis. Siswa kelas 1–3 belajar menjadi pembeli bijak dengan uang saku terbatas.
Kepala SDIT Insantama Makassar Asriyani mengapresiasi kegigihan peserta dan dukungan orang tua serta Fosis dalam menyukseskan acara ini.
Satu Ceria, Satu Berkah
Dari Pontianak, Jember, Serang, hingga Makassar, Insantama Market Day menghadirkan pesan yang sama: belajar bisa menyenangkan tanpa kehilangan nilai. Karena di Insantama, tak hanya ceria dalam berniaga tetapi keberkahan harus tetap terjaga.[] Amin-Aqila Yumna-Nasuhi-Agus







