Rapat kerja (raker) guru Insantama Cabang menjadi penanda awal semester yang sarat makna. Bukan sekadar evaluasi dan penyusunan program, raker adalah ruang meluruskan niat, menguatkan ukhuwah, dan menyelaraskan langkah perjuangan. Dari Serang hingga Kendari, para guru bergerak dalam satu irama: menghadirkan pendidikan terbaik demi lahirnya generasi juara dan calon pemimpin umat.
Menegaskan Arah
SDIT Insantama Serang mengawali raker pada 31 Desember 2025 di gedung sekolah. Kepala sekolah Irwan Gunawan menegaskan, komitmen melahirkan generasi unggul, berprestasi, dan berkarakter islami.
Ia mengingatkan, guru bukan sekadar profesi, melainkan pengukir peradaban. Mendidik anak berarti menyiapkan masa depan umat. Karena itu, guru dituntut menjadi pembelajar sejati yang terus meningkatkan kompetensi dan menjalankan amanah dengan penuh semangat.
Salah satu fokus penting adalah penguatan budaya literasi sebagai fondasi lahirnya calon pemimpin hebat. Rapat pleno dan evaluasi lanjutan dirancang agar pembelajaran semester dua berjalan lebih optimal dan bermakna.
Menyegarkan Ruh Perjuangan
Di Kendari, keluarga besar SIT Insantama menutup rangkaian raker pada 10 Januari 2026 melalui agenda Sehari Bersama Yayasan di Pantai Toronipa. Di bawah langit cerah, kegiatan diawali tilawah dan doa, lalu tausiah Ketua Yayasan Al Mustaniir Sultra Baso Onto.
Ia mengingatkan, sekolah adalah ladang amal. Setiap amanah yang dijalankan dengan ikhlas dan profesional akan menjadi pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Pesan ini meneguhkan kembali ruh perjuangan para pendidik.
Suasana berlanjut dengan sesi sharing SDM yang terbuka dan hangat. Guru serta staf saling memberi masukan konstruktif demi kemajuan lembaga. Kebersamaan kian terasa melalui gim konsentrasi yang memecah tawa, lalu ditutup makan bersama penuh keakraban, menjadi jeda yang menyegarkan sekaligus mempererat soliditas tim.
Pada akhirnya, raker bukan hanya tentang target dan program kerja. Namun momentum menyatukan hati dan langkah, agar setiap kelas menjadi ruang dakwah dan setiap siswa terdidik dengan cinta dan visi besar. Dengan langkah yang seirama, para guru Insantama mantap membangun peradaban mulia melalui pendidikan yang unggul dan berkarakter islami.[] Nasuhi-Ahyani Radhiani







