Yuk, Daftarkan Ananda di SIT Insantama
Daftarkan putra-putri Ayah Bunda di SDIT-SMPIT-SMAIT Insantama, Sekolah Para Juara dan Calon Pemimpin. Hadir di 24 kota di Indonesia.
Daftar SPMB

Roket Meluncur, Cita-Cita pun Terukur

“Tiga… dua… satu…”
Wussshh! Roket pun meluncur ke udara, disambut sorak sorai siswa kelas 5 SDIT Insantama yang memenuhi lapangan dalam kegiatan Ekspresi Saintis, Jumat (19/9/2025) di SIT Insantama Bogor. Wajah-wajah kagum dan tawa lepas mengiringi setiap roket yang terbang, menjadikan momen peluncuran sebagai bagian paling mendebarkan sekaligus membahagiakan dalam kegiatan hari itu

Kegiatan tersebut menjadi ajang yang seru sekaligus bermakna bagi mereka. Melalui pembuatan roket cuka dan roket air, anak-anak belajar sains dengan cara yang menyenangkan dan nyata. Dengan peralatan sederhana, mereka menyaksikan langsung bagaimana reaksi kimia dan tekanan udara mampu mendorong roket melesat tinggi. Belajar sains pun tidak lagi sekadar teori, melainkan pengalaman yang hidup dan berkesan.

Sosok yang dijuluki siswa sebagai “Sang Professor”, Pak Ricky Aditya, memimpin percobaan dengan penuh gaya. Bersama para siswa yang bergantian memompa udara, setiap peluncuran menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Hitungan mundur yang dilantunkan bersama selalu berakhir dengan teriakan kagum saat roket berhasil meluncur. Tak kalah seru, Pak Rizky Aditya setia mendokumentasikan setiap momen, sehingga setiap detik keseruan dapat terekam dengan baik.

Sorak sorai semakin menggema ketika roket milik kelompok “Sang Professor” berhasil terbang paling jauh dan meraih juara. Suasana lapangan pun berubah menjadi panggung kegembiraan. Seperti kata pepatah, “Ilmu tanpa pengalaman bagaikan pohon tanpa buah.” Anak-anak tidak hanya belajar dengan mendengar, tetapi juga dengan melihat, mencoba, dan merasakan secara langsung.

Lebih dari sekadar eksperimen sains, kegiatan ini menanamkan semangat besar dalam diri para siswa. Seperti roket yang terbang menembus langit, demikian pula cita-cita anak-anak SDIT Insantama diharapkan dapat terbang setinggi mungkin. “Raihlah mimpi setingginya, karena mimpi adalah bahan bakar untuk meluncur menuju masa depan.”

Namun, ada satu hal yang lebih penting dari sekadar tinggi dan jauhnya roket melesat, yaitu mengaitkan cita-cita dengan keilmuan yang bermanfaat serta ridha Allah. Ilmu dan usaha adalah sayap, sedangkan ridha Allah adalah angin yang membuat sayap itu dapat terbang. Semoga anak-anak SDIT Insantama tumbuh menjadi generasi yang cerdas, rendah hati, berani bermimpi, dan selalu dekat dengan Allah.

Seperti roket hari ini yang melesat penuh semangat, semoga mereka pun siap menembus batas, menggapai bintang, dan kelak memberi cahaya bagi dunia.[] Ade Willy Surtinih

Baca lainnya

Roket Meluncur, Cita-Cita pun Terukur

“Tiga… dua… satu…” Wussshh! Roket pun meluncur ke udara, disambut sorak sorai siswa kelas 5 SDIT Insantama yang memenuhi lapangan dalam kegiatan Ekspresi Saintis, Jumat…