Apa yang ingin dicari?
Yuk, Daftarkan Ananda di SIT Insantama
Daftarkan putra-putri Ayah Bunda di SDIT-SMPIT-SMAIT Insantama, Sekolah Para Juara dan Calon Pemimpin. Hadir di 24 kota di Indonesia.
Daftar SPMB

Menyambut Generasi Juara dan Ansharullah di Hari Pertama Sekolah

Hari Selasa, 15 Juli 2025, menjadi hari yang sangat spesial bagi 144 siswa kelas I SDIT Insantama Bogor. Mereka mengikuti pekan ta’aruf dengan tema Generasi Juara, Generasi Ansharullah di Gedung 2 SDIT Insantama. Acara ini dirancang untuk membuat mereka merasa nyaman dan bersemangat dalam memulai petualangan baru di sekolah.

Penyambutan anak-anak kelas I dimulai dengan bentangan karpet merah sepanjang lobi hingga lapangan tengah. Taman kecil dengan pohon pisang yang sudah berbuah menambah kesan manis dan menyambut.

Meskipun beberapa anak terlihat berkaca-kaca ketika ayah-ibunya meninggalkan mereka, MC yang atraktif berhasil mencairkan suasana dengan mengajak anak-anak bergembira dan terlibat dalam acara.

Di lapangan tengah, suara anak-anak mulai menyatu. Lagu ringan dan sederhana bergema:

Aku anak baru…

Sekolah tidak ditunggu…

Aku anak manis…

Sekolah tidak nangis…

Lagu yang mereka pelajari spontan itu seolah menjadi mantra penguat. Perlahan, suasana mencair. Anak-anak mulai tersenyum, ikut tertawa, bahkan menjawab penuh semangat saat yel-yel dibacakan:

“Siapa kitaaa?”

“Kami… Kelas I… Hebat!”

“Mandiri?”

“Berani sendiri!”

“Berani?”

“Lakukan sendiri!”

“Kelas I?”

“Mandiri, Berani, Shalih!”

“Pasti Bisa! Allahu Akbar!”

Dipandu Pak Dedi Soneta dan Pak Zovan, yel-yel ini menggema riuh. Ini bukan sekadar seruan, ini semacam deklarasi bahwa mereka, para siswa baru, siap memasuki dunia belajar dengan jiwa mandiri dan penuh keberanian.

Satu per satu acara bergulir. Senam pagi, drama bertema Generasi Ansharullah, hingga permainan seru seperti menyusun puzzle (susunan gambar) foto guru. Penampilan bapak-bapak guru kelas I yang berbusana serba putih, mulai dari kaus kaki, gamis hingga peci, lengkap dengan janggut putihnya, membuat anak-anak tertawa lepas ketika akhirnya mereka berhasil menemukan bapak guru kelas mereka.

“Saya baru kali ini ke sini. Pertama masuk, saya lihat sekolahnya bersih sekali. Penyambutannya baik, acaranya on time (tepat waktu), bertemu bapak ibu guru yang ramah. Malah ramahnya plus, karena ramahnya tidak hanya pada orang tua dan murid, tapi juga pada orang luar pun sama perlakuannya. Tolong dipertahankan, ya?” tutur Bu Tuti, Guru SMPN 11, ketika ikut mengantar cucu pertamanya untuk mengikuti hari pertama masuk sekolah di SDIT Insantama. 

Lain lagi cerita Bunda Tresna Margaratih. Ibunya Sarfaraz Baihaqi Yusuf ini mengungkapkan antusiasnya anaknya sekolah di SDIT Insantama karena fokus pada pendidikan dan agama. Ia berharap anaknya menjadi lebih baik dan lebih shalih sesuai dengan keinginan orang tua.

Kehadiran Robot Optimus, Dino, Kamen Rider, dan Bumblebee membuat anak-anak makin betah dan berebut untuk berdekatan dengan para robot untuk bersalaman atau membuat gerakan tos dengan robot kesayangan mereka. Ikon robot sengaja dihadirkan karena saat ini, anak-anak lebih mengenal dunia robot.

Setelah hati mereka gembira dengan kehadiran ikon kesukaan mereka, selanjutnya mereka akan dikenalkan dengan sosok nyata yang lebih canggih dari robot, yaitu sosok para sahabat nabi. Hal ini dilakukan untuk membangun fondasi yang kuat bagi anak-anak dalam memahami nilai-nilai agama dan kehidupan.

Rangkaian acara hari ini berlangsung dengan baik, anak-anak meninggalkan sekolah untuk kembali lagi esok hari dengan semangat. Sekolah Para Juara, sepertinya memang pantas untuk mereka, yang begitu tertib mengikuti semua kegiatan tanpa suara rengekan dan tangisan. Semoga SDIT Insantama dapat terus menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif bagi anak-anak untuk belajar dan tumbuh.[] Beti Nurbaeti

Baca lainnya

Menyambut Generasi Juara dan Ansharullah di Hari Pertama Sekolah

Hari Selasa, 15 Juli 2025, menjadi hari yang sangat spesial bagi 144 siswa kelas I SDIT Insantama Bogor. Mereka mengikuti pekan ta'aruf dengan tema Generasi…