Hari Kreativitas Siswa (HKS) di Insantama Cabang bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang belajar tempat anak-anak berani tampil dan melatih keterampilan terbaiknya. Melalui dua rangkaian kegiatan yang berbeda nuansa, HKS menghadirkan perpaduan nilai islami, kreativitas, dan semangat sportivitas dalam satu panggung pendidikan yang bermakna.
Menyalakan Potensi
Selasa, 20 Januari 2026, SDIT Insantama Banjar menggelar HKS #2 dengan suasana hangat dan penuh semangat. Sejak pagi, siswa hadir membawa rasa gugup sekaligus antusias. Guru mendampingi dengan doa dan senyum, menjadikan kegiatan ini sebagai proses pembentukan karakter.
Beragam lomba digelar: kaligrafi, MTQ, MHQ, adzan, shalawat, hingga mewarnai, kolase, life skill, dan pidato. Anak-anak belajar sabar saat menorehkan ayat, khusyuk saat melantunkan hafalan, serta berani berbicara di depan umum. Ada yang sempat gemetar. Namun tetap melangkah maju.

Pawai Semangat
Kamis, 29 Januari 2026, HKS 2 di SDIT Insantama Leuwiliang dibuka dengan pawai meriah. Dua tim besar—merah dan putih—berjalan penuh semangat dengan balon dan yel-yel. Warga menyambut antusias, sementara maskot dan pasukan pramuka memimpin barisan membawa trofi.
Perlombaan berlangsung dua hari. Hari pertama diisi lomba individu seperti puisi, rangking satu, MTQ, MHQ, kaligrafi, dan mewarnai. Hari kedua menghadirkan lomba kelompok seperti proyek sains, LCC, perkusi, nasyid, puzzle berantai, dan kriya anyam. Setiap juara diumumkan di panggung kemenangan, menambah kesan istimewa bagi peserta.
Pada akhirnya, HKS adalah tentang proses: keberanian yang dilatih, keterampilan yang diasah, dan karakter yang dikuatkan. Dari panggung sederhana itulah, anak-anak belajar berani tampil hari ini agar kelak siap terampil menghadapi masa depan.[] Ahmad Tohirin-Zaenal Mutakin







