Apa yang ingin dicari?
Yuk, Daftarkan Ananda di SIT Insantama
Daftarkan putra-putri Ayah Bunda di SDIT-SMPIT-SMAIT Insantama, Sekolah Para Juara dan Calon Pemimpin. Hadir di 24 kota di Indonesia.
Daftar SPMB

Kurban, Tawa, dan Pelajaran Jiwa

Suasana di tepi lapangan berubah cepat menjadi campuran antara takut dan penasaran ketika domba pertama mulai disiapkan di sisi lapangan, Kamis (28/05/2026) pagi di SDIT Insantama Bogor. Sebagian anak menutup hidung, sementara yang lain justru merapat ke depan, penasaran menyaksikan proses yang baru mereka lihat langsung.

“Alhamdulillah tahun ini ada 7 ekor sapi dan 31 ekor domba,” ujar Sodik, penanggung jawab kurban, di tengah keramaian yang mulai penuh oleh anak-anak.

Belajar Ikhlas dari Hal yang Dekat

Kebersamaan anak-anak terlihat di berbagai sudut lapangan ketika Zahra (kelas 3A) bercerita dengan wajah bangga tentang kurbannya.

“Ana senang kurban di sekolah, bisa berbagi dan bakar sate bareng teman. Kalau di kompleks biasanya cepat selesai,” ujarnya.

Di sekitar mereka, Sabiya dan siswa lain menikmati momen yang sama untuk belajar tentang melepas dan berbagi.

Dari Takut Jadi Penasaran

Proses penyembelihan membuat suasana kembali berubah. Anak-anak bereaksi spontan: ada yang mundur, ada yang menutup mata, ada pula yang tetap bertahan di barisan depan.

“Ana takut… tapi seru,” teriak Azana (kelas 1D) sambil memeluk temannya.

“Ana takut, mual lihat darahnya… tapi penasaran,” kata Alya (kelas 1E).

Rasa takut bercampur rasa ingin tahu membuat mereka tetap bertahan di dekat proses yang bagi mereka masih baru dan menegangkan.

Pelajaran dari Kisah yang Lebih Besar

Di balik seluruh rangkaian itu, kurban mengingatkan pada kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS ketika perintah Allah datang di puncak cinta, dan ketaatan menjadi jawabannya.

Dari peristiwa itulah Idul Adha lahir, sebagai pengingat bahwa cinta kepada Allah harus melampaui segala bentuk keterikatan dunia.

Menjelang siang, suasana berubah hangat. Asap sate mulai mengepul, dan tawa anak-anak pecah di berbagai sudut lapangan.

“Semoga anak-anak memahami bahwa hewan kurban adalah hewan yang dimuliakan, bukan dianiaya,” ujar salah satu guru.[] Siti Sobiah

 

Baca lainnya

Kurban, Tawa, dan Pelajaran Jiwa

Suasana di tepi lapangan berubah cepat menjadi campuran antara takut dan penasaran ketika domba pertama mulai disiapkan di sisi lapangan, Kamis (28/05/2026) pagi di SDIT…