Catatan Harian…

Selasa, 18 April 2017
Hari ke-2 Pesantren Wisuda

Langit masih gelap dan udara di luar cukup menggigil hingga menembus wisma. Sisa hujan tadi malam yang tidak deras masih terasa segar, bahkan burung-burung masih belum berkicau menyambut fajar. Meski waktu masih menunjukkan pukul 03.15 pagi, tapi suasana wisma tengah syahdu saat Janissary terbangun mendirikan qiyamullail. Alhamdulillah, doakan kami agar bisa terus istiqomah menjaganya. Aamiin.

Hingga pukul 04.37, azan subuh berkumandang. Semua bersiap untuk sholat subuh. Selesai sholat, agenda PW (Pesantren Wisuda) dilanjutkan dengan kuljam, kuliah sepesial satu jam dengan tema Menjadi Pemimpin Ummat yang Sungguh-sungguh. Kuljam diisi oleh personil Janissary bergantian yang ditunjuk langsung oleh Pak Kar, kemudian dilanjutkan sarapan. Penunjukkan dadakan dan temanya pun dadakan untuk terus melatih kemampuan improvisasi yang alhamdulillah sudah kami miliki. Suasana gayeng bin penuh keakraban yg Islami.

Setelah selesai, Janissary berkumpul di halaman wisma untuk mendapat pengarahan. Agenda selanjutnya, Janissary akan berkeliling Kebun Raya Cibodas. Tadabbur alam, menikmati pemandangan sembari mengenal tumbuhan-tumbuhan di KRC.  Rute kami melewati kawasan tematik seperti Taman Lumut, Taman Bunga Bangkai, Paku-pakuan, Rumah Kaca Kaktus, Anggrek dll. Subhanallah.

Medan yang ditempuh cukup terjal karena KRC berada di daerah anak kaki Gunung Gede Pangrango. Bahkan ketika kembali ke wisma, beberapa Janissary harus melewati pohon tumbang yang sangat besar. Suhu udara terasa dingin pegunungan dan hangat matahari pagi. Cukup jauh Janissary berjalan karena KRC jauh lebih luas dari KRB. Kata Pak Kar, ini juga sekaligus menjadi latihan untuk besok. Karena agenda besok Janissary akan hiking masuk ke pedalaman Hutan Nasional Gunung Gede Pangrango.

Pukul 09.50 Janissary sampai di wisma untuk membersihkan diri kemudian melanjutkan agenda yaitu materi Personal Achievement, Syakhsiyyah Islamiyyah yang disampaikan oleh Ust Rahmat Kurnia. Materi ini penting untuk membangun syakhsiyyah islam bagi Janissary yang akan menjadi calon alumni.  Menjadi komitmen kami agar penampakan kami selalu berbalut kepribadian Islam. Setiap berpikir, berkata dan berbuat selalu menampakkan identitas Islam. Kapan pun dan dimana pun. Insya Allah.

Setelah selesai, semua bersiap untuk sholat dzuhur lalu makan siang. Agenda selanjutnya materi Building The Future oleh ketua YIC, Ust Ismail Yusanto. Membangun masa depan tidak hanya terbatas pada dunia tetapi juga akhirat.
“Dakwah adalah sebuah keharusan, maka utamakan yang menjadi keharusan,”. Pesan utama beliau pada kami semua. Luar biasa, Allahuakbar. Kami juga mendapat wejangan tentang menikah. Menikah harus menjadi bagian yg makin menguatkan keIslaman kami. Keluarga bukan hanya untuk kebahagiaan kami semata, tapi juga untuk kemuliaan umat. Sakinah penuh berkah, dunia akhirat.

Sore menjelang, sesi materi kedua berakhir. Semua bersiap untuk sholat ashar kemudian dilanjutkan acara ramah tamah bersama ibu-ibu RnD dan yayasan. Acara diisi dengan berbagai cerita dan pesan kesan baik dari Janisssary maupun yayasan. Karena ramah tamah ini menjadi acara resmi terakhir bagi calon alumni.
Rasa terima kasih yang dalam berhamburan dari kami. Banyak yang semula terpaksa masuk hanya karena taatnya pada orangtua, ternyata lambat laun makin bersyukur atas pilihan orangtua. Banyak yang masuk karena pilihan sendiri, ternyata lambat laun makin membuktikan pilihannya yang tepat. Alhamdulillah. Beribu wejangan, suntikan semangat tak henti terus disampaikan Bunda-Bunda RnD dan Bapak Bapak Yayasan untuk kami. Terus maju menjadi pemimpin sejati demi kehormatan diri, kebahagiaan keluarga, dan kemuliaan umat. Allahu Akbar !!!

Petang tiba dan matahari kembali keperaduannya. Azan maghrib dikumandangkan tanda waktu magrib telah datang. Semua bersiap sholat magrib kemudian makan malam dan istirahat sambil menunggu azan isya lalu dilanjutkan sholat Isya.

Ba’da Isya, acara dilanjutkan dengan sharing bersama kakak-kakak IKATAMA, Ikatan Alumni Insantama. Alumni yang hadir ada kak Billa, kak Acha, Kak Azzam, Kak Yusuf, Kak Farhan, Kak Fadhil, Kak Hazzi, Kak Addin, dan Kak Imad. IKATAMA merupakan wadah untuk menjalin silaturahmi antar alumni, ajang saling menasehati, dan bertukar informasi. Kalau malam kemarin ditemani kacang rebus, malam ini ditemani camilan semangkuk bakso hangat.
Kembali suntikan semangat berhamburan dari kakak-kakak kami agar kami selalu istiqomah.

Hingga pukul 22.10, acara berakhir. Semua kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat, memulihkan stamina untuk persiapan hiking esok. Hari terakhir PW Janissary bersama Insantama tercinta.

Alhamdulillah…luar biasa…Allahu Akbar !!!

Reportase dari anandas