Di pagi yang sejuk itu, mentari seolah enggan menyembulkan wajah cerah-cerianya, langit pun redup, angin berhembus sepoi-lembut menenangkan, serasa nyesss di badan sampai ke hati. Tak lama kemudian nada-nada rintik gerimis pun mengalun bak instrumentalia yang lembut-mendayu ….

Demikianlah suasana pagi hari, Kamis 9 Januari 2020. Yaitu, hari yang bersejarah dan bermakna bagi siswa Angkatan XI SMPIT Insantama Bogor karena pada hari tersebut diselenggarakan acara Pelepasan “Revolver” Goes to Pare, sebuah moment yang diisi dengan pesan-pesan berharga dan disertai do’a.

Langit yang redup, rintik gerimis dan hawa yang dingin di pagi hari, tak mengurangi semangat para siswa kelas VII dan VIII SMPIT Insantama untuk melangkahkan kaki-kaki mereka menuju Masjid Pendidikan Insantama (MPI) dalam rangka turut berpartisipasi dan sekaligus menjadi saksi sejarah atas terselenggaranya acara Pelepasan Angkatan XI “Revolver” Goes to Pare.

Yup, acara tersebut pada hakikatnya juga merupakan sebuah ceremonial untuk membuka dengan resmi, apa yang disebut sebagai LMT IV yaitu Leadership and Management Training IV, bentuk kegiatannya adalah siswa kelas IX belajar Bahasa Inggris ke Kampung Inggris Pare, Kediri Jawa Timur dengan total keseluruhan acara beserta perjalanannya adalah 13 hari, tanggal 10 – 22 Januari 2020.

Angkatan XI ini sebelumnya digembleng terlebih dahulu dengan berbagai pelatihan, demi mempersiapkan kiprah mereka menuju hari yang dinanti yaitu pelaksanaan LMT IV yang tentu saja membutuhkan kesiapan pemikiran yang prima, perencanaan yang sebaik mungkin, persiapan fisik, persiapan mental dan spiritual, serta finansial. Oleh karena itu dilakukan serangkaian pembekalan terhadap para siswa angkatan XI ini yang dilaksanakan secara bertahap jauh hari sebelumnya mulai dari pengarahan secara filosofis acara hingga teknis, fiqh safar, terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) sebuah Self Healing, terapi Sujok yaitu terapi kesehatan dengan warna, dilakukan akupuntur terhadap setiap siswa kelas IX yang akan berangkat ke Pare ini serta management of packing yaitu para siswa ini diberikan pelatihan bagaimana mengemasi barang-barang bawaan mereka yang akan dipergunakan selama 13 hari agar secara rapi, praktis dan aman bisa muat dalam 1 luggage. Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk konsistensi terkait kredo SMPIT Insantama yaitu Sekolah Calon Pemimpin, dan tentu calon pemimpin membutuhkan semua bentuk pelatihan tersebut dan sekaligus mempraktikkannya bukan berhenti sebatas pelatihan saja.

Maka acara yang dinanti pun tiba yaitu Pelepasan Revolver Goes to Pare.

Opening oleh Host
Rafsyaa & Fairuz, menyapa ramah para hadirin yang tak lain adalah siswa SMPIT Insantama mulai dari kelas VII, VIII, IX dan hadirin lainnya.
“Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuhu, bagaimana kabarnya hari ini ?” sapa mereka berdua dengan penuh ceria. Dan disambut dengan balasan yang penuh semangat dari para audien “Alhamdulillah, Luar biasa, Allahu Akbar, Yes!” ruangan pun menggema.

Selanjutnya Tilawah Al Qur’an yang dibacakan oleh Trio Shalih Keren:
Lingga, Rai, dan Latief. Mereka melantunkan dengan penuh khidmat QS. Ali Imran ayat 133 – 139.

Kemudian diteruskan dengan Opening Speech by Fadhil, ketua angkatan 11
“Revolver Goes To Pare”

Dan selanjutnya adalah Do’a dan Nasihat dari Bapak Mulyono Guro, SPd yang dikenal dengan panggilan Pak Hasan Cinta, selaku kepala sekolah di SMPIT Insantama Bogor.
Beliau mendoakan semoga semuanya sehat tak kurang satu apa pun sehingga dapat melaksanakan perjalanan dan study English dengan baik. Dan beliau pun memberikan nasihat agar para siswa angkatan XI meluruskan niat, bahwa agenda “Goes to Pare” ini bukanlah sekedar rihlah. Tetapi ini adalah sebuah aktifitas dalam rangka thalabul ‘ilmi sebagaimana hadits berikut ini:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Dan barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR. Muslim, no. 2699)

Kemudian Pak Hasan melanjutkan nasihatnya bahwa selama study di Pare, hendaklah para siswa mematuhi arahan guru dan tim pembimbing/pendamping. Dan Pak Hasan juga mengingatkan agar para siswa mempersiapkan peralatan sebagai langkah untuk mengantisipasi cuaca hujan, hendaknya para siswa membawa peralatan jas hujan dll serta senantiasa menjaga kesehatan.

Karena agenda Goes to Pare ini membutuhkan kesiapan finansial maka tak lupa Pak Hasan mengingatkan terhadap adik-adik kelas yaitu siswa kelas VII dan VIII yaitu harus menabung terlebih dahulu untuk sebagai persiapan Goes to Pare (the next), in syaa Allah aamiin ….

Acara masih terus berlangsung, alhamdulillah Ustadz DR. M. Rahmat Kurnia selaku Direktur Pendidikan (Dirdik) Yayasan Insantama Cendekia berkenan untuk hadir dan memberikan sambutan dengan mengingatkan kembali bahwa LMT itu adalah singkatan dari
Leadership and Management Training Jadi, agenda LMT 4 ini tetap berfokus pada:
Pemantapan, pematangan dan pengokohan terkait: Leadership & Management
maka Angkatan XI, “Revolver” Goes to Pare harus bersungguh-sungguh dalam mengikuti program ini dan adik kelas (VII dan VIII), harus turut mendoakan untuk kesuksesan kakak kelas IX.

Dan Ustadz M. Rahmat Kurnia menginformasikan akan visit ke Pare, in syaa Allah aamiin

Selanjutnya, tibalah pada acara inti yaitu secara simbolis Bapak Dirdik memakaikan jaket angkatan XI dan menyerahkan luggage angkatan berwarna terakota disertai dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahiim Bapak Dirdik meresmikan Pelepasan “Revolver” Goes to Pare disambut pekik takbir semua siswa dan hadirin lainnya “Allahu Akbar !”. Dan pada waktu yang sama Angkatan XI pun mengenakan jaket angkatan yang berwarna merah maroon itu.

Acara selanjutnya adalah
Penayangan Video
berupa do’a, motivasi dan ucapan selamat jalan dari adik-adik kelas, diantaranya:
“Semoga selalu sehat”, “Semoga Allah SWT memberi keselamatan tiba di tempat tujuan hingga kembali lagi”, “Semoga sukses study-nya”, “Semoga Allah SWT meridhai”, “Semoga ilmu-nya berkah”, “Semangat belajar !” dll.

Kemudian acara dilanjutkan dengan berdo’a dengan penuh khusyu’ dan haru yang dipimpin oleh Bapak Sanudin, S.Th.I yaitu guru Bahasa Arab di SMPIT Insantama Bogor.

Dan pada akhirnya, acara ditutup dengan bersalam-salaman: Angkatan XI “Revolver bersalaman dengan semua guru dan semua adik-adik kelas (VII dan VIII)

Sekilas tentang Nama Angkatan XI “Revolver”

Siswa angkatan XI menamakan angkatannya dengan nama “REVOLVER” yang kepanjangannya adalah Revolution of eleventh generations.

Filosofis dari “Revolver”:
Adalah pistol yang bisa menembakkan peluru secara tepat pada target yang dituju.

Dari filosofis tersebut di atas, terkandung tekat Angkatan XI “Revolver”:
Kami bisa membuktikan bahwa kami mampu menjadi revolusioner yang terbaru dan terbaik. Disertai harapan bahwa angkatan XI “Revolver” mampu berubah dengan perubahan yang bernilai positif setiap waktu.

Sekilas tentang logo Angkatan XI “Revolver”:

Berbentuk huruf “R” dengan siluet burung.

R adalah inisial dari “Revolver”.

Bentuk logo yang menyerupai burung, terkandung harapan bahwa soliditas/kekompakan Angkatan XI terinspirasi dari kawanan burung, dimana selalu siap memimpin dan sekaligus siap dipimpin.

Persatuan Angkatan XI, dilandasi aturan Allah SWT dan sekolah.

“Revolver”…
Do it your best, ok !
===
Masyaa Allah
Tabarakallah
Alhamdulillah
Allahu Akbar !

Penulis: Irfah Zaidah