Kesempurnaan Teladan untuk Seluruh Aspek Kehidupan
Ringkasan Khutbah Jum’at
Masjid Pendidikan Insantama

Di dalam Quran Surat Al Ahzab 21 Allah SWT berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Dalam diri Rasul terdapat contoh perilaku kebaikan untuk seluruh aspek kehidupan, baik mengenai perilaku dalam keluarga, tata pergaulan di masyarakat juga dalam aktivitas bernegara.

Diantara kebaikan-kebaikan tersebut adalah Rasul sangat peduli dengan kaum miskin. Rasul sering berkumpul dengan para sahabat dari kalangan dhuafa dan memperhatikan kebutuhan mereka, termasuk memperhatikan keadaan non-muslim.

Teladan yang lain adalah Rasul SAW adalah contoh sosok penyabar. Dikisahkan suatu ketika Rasulullah berpapasan dengan seorang Yahudi, kemudian Yahudi ini meludahi Rasul dan beliau tidak membalasnya. Dan hal ini terjadi sampai berkali-kali. Hingga suatu ketika, Rasulullah tidak menemukan Yahudi yang suka meludahi Nabi, kemudian Rasul mencarinya dan didapatkan informasi bahwa Yahudi tersebut sakit. Maka Rasulullah SAW langsung menjenguk ke rumah Yahudi itu. Di kondisi inilah Si Yahudi melihat keagungan akhlaq Rasulullah dan akhirnya menyatakan keislamannya.

Tapi Rasul juga punya ketegasan, terutama bagi orang-orang dan kaum yang ingin merusak tatanan syariat Islam. Adalah kisah salah satu wanita Ma’zumiyah yang melakukan pencurian. Kemudian pihak keluarga berembug untuk mencari jalan agar salah satu kaumnya itu tidak dijatuhi hukum potong tangan. Karena jika terkena hukum itu merupakan aib bagi kaum tersebut. Maka melobilah mereka ke salah satu sahabat. Dan betapa marahnya beliau mengetahui hal ini.

Karena perkara ini adalah wewenang Allah, Rasul tidak punya wewenang untuk mengubah apa yang sudah ditetapkan Allah bagi manusia. Hukum itu harus berlaku bagi siapa saja yang melanggar, tidak memandang dia kaya atau miskin, bangsawan ataukah jelata. Maka beliau berpidato, “Andai Fathimah binti Muhammad mencuri maka aku akan potong tangannya.”

Rasul di rumah juga sangat disenengani oleh keluarganya dengan kesantunan beliau. Betapa beliau memanjangkan sujud tatkala cucu beliau naik di punggung Sang Kakek. Rasulullah juga selalu bercanda dengan istri-istri beliau, ngobrol setiap sebelum tidur, adu lari dan banyak lagi.

Demikianlah sisi kehidupan Rasul yang harus menjadi rujukan bagi orang-orang yang beriman pada dahsyatnya akhirat dan mengharap keridhaan Allah SWT.

13 Desember 2019
Ust Sunardi