Danyon Infantri Yonif 315 Letkol Thomas Rajunio menilai bahwa program LKMA (Latihan Kepemimpinan Manajemen Tingkat Akhir) yang diselenggarakan SMAIT Insantama adalah program yang luar biasa, menurutnya perencanaan mandiri siswa kelas 12 SMAIT Insantama hingga bisa keluar negeri patut diapresiasi, hal tersebut diungkap dalam acara pelepasan delegasi LKMA Goes To Egypt Next To Emirates pada Sabtu (02/11).

“Kalau menurut saya ini sudah luar biasa sekali, karena kalau sampai siswa sudah bisa merencanakan dari awal kemudian ke luar negeri ini bukan hal yang mudah, apalagi kalau kita bicara persiapannya, lalu pelaksanaan, tentunya pendanaan ini tidak mudah,” jelas Thomas.

Selanjutnya para siswa diharapkan untuk bisa sesuai dengan visi misi Insantama, bukan hanya mengabdi pada sekolah, namun pada umat dan negeri.

“Tinggal kita kan harus mengawasi perginya mereka ini sesuai dengan keinginan Insantama, bukan hanya mengabdi seperti sekarang, tentunya harus bermanfaat buat umat juga,” pungkas Thomas.

Pada LKMA tahun 2019 saat ini para delegasi yang merupakan kelas 12 SMAIT Insantama berangkat ke Mesir dan Emirates, dalam acara pelepasan diharapkan delegasi bisa mengambil ilmu dan manfaat dalam pelatihan.

Saat pelepasan delegasi turut hadir pula Kadisdik Kota Bogor Fahruddin yang mewakili Walikota Bogor, Kapolres Kota Bogor yang diwakili Kompol Rosidi, Kapolsek Bogor Barat yang diwakilkan oleh AKP Otang S, Lurah Gunung Batu Supyawan, Dwi Aang K mewakili Camat Bogor Barat. (Fatih S)