Sampai Bertemu di Surga

31

“Sampai bertemu di surga,” siswa kelas IV mengulang-ngulang kalimat itu bersama gurunya. Apakah karena ada acara perpisahan? Bukan. Itul sepotong kalimat dari yang dilontarkan Sultan Sulaiman Al-Qanuni menjelang Perang Mohacs.
Pagi menjelang siang pada hari ke-5 Ramadhan, siswa kelas IV melaksanakan nobar (nonton bareng) film Perang Mohacs. Nobar ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah kejayaan Islam pada siswa kelas IV khususnya dan seluruh siswa Insantama pada umumnya.
Sebelum menonton, guru memberikan sedikit penjelasan mengenai sejarah kejayaan Islam. Dijabarkan bahwa salah satu kegemilangan umat Islam adalah ketika Allah memberikan kemenangan kepada mereka dalam Perang Mohacs. Perang ini terjadi antara kekhilafahan Islam melawan koalisi 23 negara. Perang tersebut dipimpin oleh seorang panglima shalih yang selalu mengingatkan pasukannya bahwa tujuan utama jihad adalah keridhaan Allah berupa surga. Itulah kenapa Sultan Sulaiman mengantarkan pasukannya untuk berjuang dengan kalimat indah, “Sampai bertemu di surga.”
Siswa kelas 4 sangat antusias menonton film Perang Mohacs. Tentu saja ini dapat menjadi bekal penyemangat ketika mereka melakukan simulasi jihad pada hari ke-6 Ramadhan. Hari tersebut menjadi hari yang sangat seru. Dalam kondisi lapar dan dahaga, anak-anak tetap penuh semangat bermain perang-perangan. Permainan yang sekarang jarang dilakukan anak-anak di era digital ini. Semoga keteduhan hati dan semangat yang tinggi, akan tetap terpatri pada jiwa semua anak-anak didik kami. Aamiin Allahumma aamiin. [Rep: Rani]