Reportase Khas
Leadership And Management Training 4 (LMT 4) – Goes To Pare 2019
Kelas IX SMPIT Insantama Bogor
“Bizartium Goes To Pare”
4-16 Januari 2018

Jum’at, 4 Januari 2019
Day #1

Road to Be Leader

Sayup terdengar suara memanggil-manggil kami, “Ikhwan, Akhwat.. Ayo bangun, bangun, shalat tahajjud..”.

Dilirik jam, ternyata pukul 02.15 pagi. Terlihat dari dalam, alam masih gelap, tak ada kemerlap yang terlihat sejauh mata memandang, hanya menyisakan deru mesin kereta yang kami naiki.

Badan rasanya pegal, tidur seakan belum cukup, bahkan punggung berasa sakit karena posisi duduk yang tidak pas saat tidur. Dan suara itu terus membangunkan kami. Akhirnya kami paksakan untuk bangun, meski rasanya mata ingin menutup kembali. Tapi kami lebih memilih membuka mata, bertemu dengan Sang Pencipta. Allahu Akbar!

***

Hari ini hari pertama kami, inilah awal pertempuran kami. Terutama, bertempur dengan bahasa Inggris. Hari pertama? Yap, karena kemarin kami sebut sebagai hari ke-0! πŸ˜…

Alhamdulillah.. Tepat pukul 07.00 pagi, kereta berhasil berhenti di Stasiun Kediri, tempat dimana tujuan pemberhentian kami. Kami berbaris rapi, kemudian berjalan menuju tempat dimana bis menunggu.

Ohya, sesaat kereta akan merapat di stasiun Kediri, kami dikejutkan dengan alunan pengumuman dari ruang dengar di kereta, “Ucapan Khusus Selamat Berjuang Kami tujukan kepada penumpang di gerbong 7 dan 8, Selamat Berjuang Para Peserta Leadership and Management Training 4 Bizartium Goes to Pare SMPIT Insantama Bogor, Calon Pemimpin Umat Masa Depan…” Masya Allah. Fokus kami makin kuat. Semua mendoakan kami. Allahu Akbar ✊🏻✊🏻✊🏻

Kami memandang ke langit, cuaca pagi ini cerah, tak ada awan mendung yang hadir. Burung-burung juga nampak berkeliaran di langit. Seperti hati kami, secerah mentari pagi ini, yaa meski badan kami bau kecutπŸ˜‚ tapi itu tidak meluluhkan semangat kami.

***

Perjalanan dari Stasiun Kediri ke Pare, membutuhkan waktu sekitar satu jam. Jalanan lancar jaya, layaknya jalan tol. Sepertinya dia tahu bahwa kita mau lewatπŸ˜„. Hehehe..

Pukul 08.30 pagi, sesampainya di Client, Pare, kami disambut hangat oleh para tutor. Mereka begitu ramah, tersenyum manis kepada kami. Tapi tenang saja, kami tak kalah manis kok πŸ˜…

Sejak kami datang, kami mendapat cukup banyak waktu untuk istirahat dan bersih diri. Maklum ini perjalanan jauh kami yang pertama dengan kereta api selama 14 jam. Seru karena bersama-sama satu angkatan. Kami 120 siswa ditambah dengan 20 pendamping. Sungguh pengalaman tak terlupakan.

Masuk dalam basecamp yang cukup luas di bilangan Pare ring 2, 3 kilometer dari pusat Kampung Inggris. Basecamp kali ini lebih ke dalam. Tenang, lengangdan dan berhadapan dengan Masjid. Alhamdulillah.

Di dalam, kami dibagi dalam 13 kamar ikhwan dan 11 kamar akhwat; 4 kamar mandi ikhwan dan 5 kamar mandi akhwat. Semua kamar mandi berada di luar kamar kami. 140 orang mesti rapi jali berbagi 9 kamar mandi! Hadapi or Hindari? Bismillah kami hadapi !!! ✊🏻

***

Kami baru membuka sesi pertama pada jam 15.15 dengan materi Welcome Speach dan pergi berkelana sambil mengambil kendaraan spesial kami selama di sini : sepeda ontel, secara bergantian.

Ya, itu sangatlah spesial. Kami begitu antusias memilih sepeda. Tertawa, mencoba kembali mengemudikan sepeda, rasanya seperti sudah lama tidak berduaan dengan sepeda…πŸ˜†

Setelah itu, kami kembali ke camp dengan sepeda untuk memulai kembali belajar speak and gramer secara bergantian ikhwan-akhwat, hingga adzan terasa membelai kepala kami seraya memanggil. Seolah-olah ia bilang “yuk sudah selesaikan urusan duniamu, sekarang waktunya berjuang untuk akhiratmu”. Kami bersegera mendirikan sholat, setelah itu dilanjut dengan kultum (tentu saja dengan bahasa inggris πŸ˜…) dan makan malam, lalu sesi terakhir belajar hingga pukul 21.30.

***

Alhamdulillah, hari ini berhasil kami taklukkan. Masih ada hari esok, doakan atas kelancaran kami menimba ilmu di sini.

Salam Bizartium…
Alhamdulillah…
Amazing…
Allahu Akbar…
Yes !!!

Reported by Rahma