Ditemani senyuman mentari pagi, Kamis (28/02/2019) seluruh siswa SMAIT Insantama mengikuti kegiatan visiting ke Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Centre.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menumbuhkembangkan kebiasaan literasi terutama litarasi Islam. Sekitar 350 siswa kelas X, XI dan XII terlibat aktif dalam visiting tahun ini. Didampingi 30 orang guru dan 10 orang muadib bus mengantar keberangkatan rombongan.

Diharapkan dengan kegiatan ini kita bisa menumbuhkan kebiasaan baik dalam membaca. Terutama dalam khasanah buku-buku Islami. Membaca akan membuka wawasan siswa akan dunia. Apalagi kegiatan literasi ini merupakan kegiatan yang secara resmi didukung oleh Kementrian Pendidikan,” ujar Bu Edna Aryanti, Penaggung Jawab Visiting IBF tahun ini.

IBF tahun ini dilaksanakan di Hall A dan B Di gedung Jakarta Convention Centre Senayan. Dengan menggunakan 8 bus rombongan memecah keramaian kota Bogor. Kesibukkan khas pagi jalanan Kota Bogor yang ditingkahi klakson dan deru mesin tidak menyuruti tatapan cemerlang siswa untuk menggapai banyak ilmu.

Seluruh siswa harus mengikuti visiting IBF 2019, senada dengan yang disampaikan SM. Pertiwiguno, S. Pi, “Visiting ini merupakan progran sekolah, maka seluruh siswa harus mengikutinya, tidak ada yang dengan alasan apapun untuk tidak mengikutinya,” tegas Kepala Sekolah dihadapan seluruh siswa saat menyampaikan pesan sebelum keberangkatan.

Banyak manfaat yang bisa antum ambil, salah satunya adalah mengetahui buku-buku baru yang berkualitas yang baru diterbitkan. Menumbuhkan kebiasaan membaca menjadi dasar paling penting bagi kita sebagai pembelajar. Kita ini semuanya adalah pembelajar, bukan hanya kalian siswa, guru juga harus memanfaatkan momen ini untuk menambah wawasan pengetahuan. Membaca akan membuka cakrawala pengetahuan akan ilmu-ilmu duniawiyah dan bekal akhirat.” Pesan Pak Uno, biasa dipangil, kepada semua rombongan.

Kunjungan IBF 2019 meruoakan bentuk pembelajaran di luar sekolah dengan harapan kita akan bisa membuka cakrawala berfikir siswa dan guru sehingga tercapai tujuan untuk menghasilkan generasi yang bisa menjadi pemimpin ummat.” Kata Wakasek Kesiswaan SMAIT Insantama Ahmad Subadri.

Walau mendung berarak di pelataran Jakarta Convention Centre tentunya tidak meredupkan semangat ananda untuk menggali banyak ilmu dan pengalaman dari kegiatan ini.

Dengan acara ini kita bisa mengenali banyak buku-buku yang bernafaskan Islam,” ujar Fitra Muhaimin siswa kelas XII.

“Acara ini membuka mata kita, ilmu pengetahuan itu luas dan beragam. Dengan mengikuti acara ini salah satu cara untuk membuka mata, membuka hati untuk menaklukkan dunia,” Ujar Hanif Abdurahman siswa kelas XII menanggapi kunjungan IBF tahun ini.