whatsapp-image-2016-11-01-at-12-04-42-pm

Kalian duta besar tidak hanya untuk sekolah, tp juga negara ini. Kalian benar-benar sudah menjalankan second track diplomacy… kalian menjelaskan berbagai kelebihan negeri ini sbg negeri yg penuh harapan, kalian juga menjelaskan keprihatinan kalian secara dewasa dan menegaskan pentingnya peran kalian sbg pemimpin masa depan untuk negeri ini… ini sangat menarik. Jangan lupa untuk tetap membawa misi keislaman di sana.

Bambang Purwanto
Deputy Chief Editor for International & Economic News
LKBN Antara

whatsapp-image-2016-11-01-at-12-04-42-pm1

Luar biasa, salut atas apa yg dilakukan oleh anak2. Ini benar2 hasil kerja team yg luar biasa. Ini anak2 yg luar biasa, sudah dimulai dg mimpi yg besar. Insya Allah akan jadi pemimpin masa depan yg dibutuhkan masyarakat.

Aat Surya Safaat
Editor in Chief LKBN Antara

whatsapp-image-2016-11-01-at-12-04-43-pm

LKMA 2015 swings to Japan telah sukses, terima kasih atas laporan kegiatan dan film dokumenternya. Sekarang kalian LKMA 2016 launches to Netherland n Germany… Kalian harus belajar banyak di Belanda dan Jerman. Belanda eksportir makanan terbesar kedua setelah amerika, padahal luas negaranya kecil, sumberdaya alamnya juga sangat sedikit. Apa rahasianya? Mereka bisa begitu karena negeri kalian, Indonesia Begitu juga Jerman, sebagai pemimpin di eropa, mereka kompak sebagai bangsa, ambil banyak di sana. Setelah itu komparasikan dengan Indonesia. Negeri kalian besar, mestinya bisa lebih dahsyat dari mereka. Luar biasa, sekolah kalian, Insantama, sebagai model pesantren sangat penting buat Indonesia.

Yuji Hamada
Senior Editor The Daily Jakarta Shimbun
Mantan Diplomat Jepang, lama di Indonesia\