Kafilah Insantama Malang menyabet medali emas dan perunggu dalam kompetisi olimpiade IPA dan matematika bergengsi di level Jawa-Madura-Bali Jember Mathematics Science Competition (JMSC) 2017.

Hujan lebat disertai petir tak menyurutkan asa dan semangat para juara. Dengan disambut hujan penuh berkah, Sabtu sore itu, kafilah SDIT Insantama Malang berangkat menuju Kota Jombang atau yang lebih di kenal sebagai “Kota Santri” untuk mengikuti babak penyisihan JMSC 2017 di SDIT Al-Ummah, Jombang.

Kafilah SDIT Insantama Malang terdiri dari 18 peserta didik dan empat  bapak ibu guru sebagai pembina dan pendamping. Setelah istirahat sejenak dan mengidupkan malam di SD Al-Qur’an Al-Hanif Jombang, dengan modal tekad bulat, pembinaan sekitar dua pekan, doa terbaik dari ayah bunda beserta para guru, para juara siap berkompetisi dengan jujur dan pantang menyerah.

Dengan semangat “Jujur Mulia, Nyontek Hina” dan “Man Jadda Wajada”, Alhamdulillah, biidznillah ada 4 peserta didik lolos ke babak final.

Tantangan menuju final sudah di depan mata. Pembinaan ekstra sebagai ikhtiar maksimal dijalani para peserta selama 2 pekan. Latihan soal, pematangan konsep, kecepatan pengerjaan, menjadi menu harian 4 peserta didik yang lolos ke final. Waktu yang ditunggu pun telah tiba. Empat peserta didik didampingi dua bapak/ibu guru siap berangkat menuju babak final JMSC yang diselenggarakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Jember. Setelah menjalani perjalanan panjang naik kereta api, kafilah SDIT Insantama Malang tiba di Stasiun Jember dan bermalam di penginapan dekat UMJ.

Pada Ahad, 17 Desember 2017, babak final pun berlangsung. Alhamdulillah, setelah berjuang maksimal dan bertawakal kepada Allah SWT, pada pengumuman tepat ba’da dzuhur, SDIT Insantama Malang berhasil menyabet penghargaan berupa: 1 Medali Emas pada Olimpiade IPA Level 1 atas nama Rois Misbahul Mualim Ar Rasyid (kelas 1); 1 Medali Perunggu pada Olimpiade IPA Level 2 atas nama Fariha Irda ‘Andiini (kelas 3), dan 2 Merit (Harapan 1) pada Olimpiade IPA Level 2 atas nama Mush’ab Muhammad Sidiq (kelas 4) dan pada Olimpiade Matematika Level 1 atas nama Sholahuddin Al Faruq (kelas 1).[] Abay