Kontak Kami

Di Cibodas, Kekompakan Kerja Sama Kelas 6 Diuji

Kekompakan siswa-siswi Kelas 6 SDIT diuji dalam permainan kerja sama (team work) mengambil bola pingpong dari paralon, Selasa (17/11) di Kebun Raya Cibodas. Mereka dibagi  menjadi 12 kelompok kecil; 6 kelompok ikhwan dan 6 kelompok akhwat.

Untuk itu, tiap kelompok peserta dibekali dengan dua ember berukuran sedang.  Pengambilan air dilakukan oleh peserta yang mendapatkan tugas tersebut di sungai yang berada di sekitar lokasi yang berjarak kurang lebih 10 meter.  Kelompok peserta dinyatakan sebagai pemenang bila terlebih dahulu berhasil mengambil bola pingpong yang keluar dari dalam pipa paralon.

Kelihatannya mudah, akan tetapi karena terdapat banyak lubang yang ada di pipa paralon maka peserta yang lain berupaya semaksimal mungkin menutup tiap lubang yang ada dengan menggunakan tangan mereka. Karena jumlah lubang yang ada tidak sebanding dengan jumlah tangan yang menutupi tentu masih ada saja lubang yang masih terbuka yang memungkinkan air tetap terbuang.

Permainan menjadi seru karena ada beberapa kelompok yang tidak fokus sehingga ada yang jatuh saat berlarian mengambil air ataupun justru malah menyiram kepala temannya pada saat memasukkan air ke dalam lubang pipa paralon.  Hal ini karena posisi paralon yang dibuat lebih tinggi dari peserta, sekaligus karena tekanan dari waktu yang diberikan, termasuk sisi kompetisi yang harus mereka hadapi untuk bisa menang dibandingkan dengan kelompok lainnya.  Acara menjadi kian heboh setelah kebanyakan dari peserta basah karena guyuran air yang meluber atau harus mengambil air di sungai.

Kekuatan team work dan pengelolaan strategi menjadi kunci kuat dalam memenangkan tantangan ini.  Komunikasi juga menjadi media yang sangat ampuh dalam menyampaikan strategi ke semua anggota tim.

Dan, dengan kesabaran dan semangat yang tak kenal lelah akhirnya tim ikhwan kelas 6C dan tim akhwat kelas 6A berhasil memenangkan tantangan ini.  “Semoga semangat dan kepandaian mengatur strategi akan selalu dapat dipelihara dan diaplikasikan dalam persiapan menghadapi tantangan yang lebih besar dan berat, UAS dan US/M nanti,” ungkap panitia.[]