Catatan dari Event KJSA – Kalbe Junior Scientist Award 2017

47

Alhamdulillah…
Anandas Rofifah dan Annisa memperoleh gelar sebagai JUARA PENELITI TERUNGGUL KALBE JUNIOR SCIENTIST AWARD 2017

Menumbuhkan Kebiasaan dan Kemandirian Menyelesaikan Masalah Lingkungan Sejak Dini

Kegiatan ini dimulai sejak bulan Februari 2017. Makalah terakhir masuk ke panitia adalah di akhir Juli 2017. Pertengahan bulan September 2017, SDIT Insantama mendapat panggilan telepon dari panitia KJSA bahwa materi penelitian “Shaf Laser” dari SDIT Insantama terpilih menjadi finalis KJSA beserta 17 peserta lainnya yang berasal dari daerah lain seluruh Indonesia, antara lain dari Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Sanggau Kalbar, Bandung, Medan, Surakarta, Bali dan Palu.

Acara finalnya dilaksanakan dilaksanakan pada tgl 10-14 Oktober 2017 bertempat di Candi Bentar Putri Duyung Cottage Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

Dari paparan Presdir Kalbe, Bp. Vidjongtius, makalah riset yang masuk pada kegiatan KJSA tahun ini ada sebanyak 1103 makalah dari 26 propinsi. Dari 1103 makalah tersebut, terpilih 18 makalah terbaik. Dari 18 itu, salah satunya adalah karya tulis dari ananda Roffifah dan Annisa. Alhamdulillah tsumma alhamdulillah, karya tulis ini mendapat penghargaan sebagai Juara Peneliti Terunggul Kalbe Junior Scientist Award 2017.

Roffifah Yusriah Putri (Rofi) dan Annisa Ramadhani Fakhurahman (Annisa) adalah siswa kelas 6 SDIT Insantama. Rofi duduk di kelas 6B sedangkan Annisa duduk di kls 6A.

Mereka tertarik mengangkat tema tentang shaf shalat karena selama ini jika melaksanakan shalat di kelas, shaf yang dibuat susah lurusnya. Sementara jika shalat di aula (karena Masjid Pendidikan Insantama sedang dalam pembangunan), shafnya bisa lurus karena ada cat atau lakban yang ditempelkan di lantai.

Inilah yang membuat mereka mencari cara untuk menyelesaikan persoalan ini. Lurusnya shaf sesuatu yang penting bagi kesempurnaan sholat. Akhirnya mereka memiliki ide untuk membuat Shaf Laser. Masya Allah. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak dan Ibu Guru Pak Fajar Adi Nugroho dn Bu Sri Ratna Dewi. Dengan Shaf Laser, shaf shalat bisa lurus sekaligus berada pada posisi kiblat yang tepat.

Hemmm… Bayangkan, betapa akan sangat mudahnya mengatur dan meluruskan shaf shalat di lapangan saat sholat Iedul Fitri dan Iedul Adha sekaligus pas kiblatnya! Sederhana namun brilian! Ide dari Bogor ini sangat membantu penyelenggaraan sholat di seluruh dunia!

Barakallahu fikum bagi ananda dan para gurunya. Insantama benar-benar sekolah para juara! Alhamdulillah… Luar Biasa… Allahu Akbar!